Pembalasan Istri Kumal
Tak lama, Leon datang membawa dua bungkus bubur ayam, harumnya semerbak di dalam mobil, membuat Jani tak sabar ingin segera memakannya.
"Makanlah duluan, aku ada urusan sebentar." Leon kembali meninggalkan Jani sendirian.
Jani membuka bubur dalam wadah makan plastik, ia menyiramkan kuah kuning ke dalamnya, bahkan bubut ayam ini lengkap dengan hati ayam dan telur puyuh, sangat mirip dengan kesukaanya.
Jani menyendok bubur ke dalam mulut, rasa haru memenuhi hatinya kini, entah kapan terakhir kali ia makan bubur, Jani bahkan tak ingat.