Yang Terpilih
Aku melompat sambil tertawa girang di sisinya, dia hanya tersenyum tipis, tapi dari sinar di kerlingan matanya sudah cukup memberitahu bahwa dia terlarut ikut ke dalam kegembiraanku.
“Poly ... apa tadi itu, Bang, apaan?”
“Polyphonic. Jenis musik dering hape.”
Aku bingung.
“Emang yang Abang punya sekarang apa?”
Bang Mardi mengisap rokoknya dalam-dalam, lalu mengembuskannya ke samping.
“Nanti aku tunjukin.”