Om-Om Pilihan Papa
"Papa masih ada, raganya masih di sini sama Nala, masih bisa ngusahain apapun buat Nala. Papa kalau mau mungkin bisa anter juga jemput Nala sekolah, tapi enggak pernah Ma, selama ini, sekalipun. Nala udah coba mengerti kesibukan Papa. Tapi kenapa Papa selalu aja, enggak pernah mengerti ucapan Nala. Dia selalu anggap Nala sosok remeh, bodoh dan enggak bisa ngapa-ngapain. Ma, Nala sakit hati lo. Apalagi tadi Papa bilang kalau dia enggak akan pernah percaya ke Nala. Padahal sumpah, Nala enggak mengada-ada kalau cowok yang Papa pilih itu enggak baik. Nih, dada sama kepala Nala aja masih sakit karena mobil Nala dengan teganya ditabrak sama orang itu. Belum lagi Nala hampir diperkosa. Gila enggak