Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Single Mom Milik Tuan CEO

Single Mom Milik Tuan CEO

Dari seluruh keluarganya, yang termasuk paling pro dengan Zara hanyalah Ibu dari Zeo saja. Zeo bangkit dari tempat duduknya, kemudian pergi meninggalkan mereka. "Jangan khawatir, aku paham," ujar Zeo sembari berlalu pergi meninggalkan mereka.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai mama zila
Baca
+Pustaka
Hey, Mama!

Hey, Mama!

"MAMA!" "Atan sayang, kenapa teriak-teriak, Oma cuma turun seben-- loh, Yo! Udah pulang?" Sosok wanita paruh baya yang masih terlihat cantik dan modis itu masuk ruangan membawa sebotol susu. "Baru aja datang, Ma!" jawab Rio. "Loh, ada tamu juga," sapa Zahra, ibu Rio, saat menyadari entitas lain yang kini sedang menggendong cucunya.
1015.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 560 kali sebagai mama zila
Baca
+Pustaka
Hangatnya Ranjang Suami Pengganti

Hangatnya Ranjang Suami Pengganti

"Iya, iya, Mama mengerti perasaan kamu. Fero memang kurang ajar. Dia pikir dia bisa main-main sama keluarga kita? Dia tidak tahu sedang berhadapan dengan siapa." "Makanya, Zia mau ke Jakarta sekarang juga, Ma! Zia mau datangi kantor perempuan gatal itu!" "Kamu tahu di mana kantornya?" "Mama kan dengar tadi di TV, perempuan itu namanya Adista. Dia lagi kerja sama dengan Malaysia, beritanya viral. Zia bisa cari alamat perusahaannya di internet, Ma! Gampang!" "Terus, kalau kamu sudah ketemu mereka, kamu mau apa? Melabrak mereka berdua?"
4.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai mama zila
Baca
+Pustaka
Kiara, Suamimu Enggan Bercerai!

Kiara, Suamimu Enggan Bercerai!

“Karena Zenda Corp itu hasil dari ekspansi perusahaan Papa dan orang tuaku atas izin Mama selaku wali dari Mami.” Kiara mengerti kenapa Joshua begitu yakin kalau namanya tidak semudah itu di hapus dari bagian Zenda Corp. “Mama mengalami banyak kehilangan dalam hidupnya, beliau mulai terobsesi padaku. Mama mulai mengatur semua jalan hidupku, membatasi ruang gerakku.” “Awalnya aku tak terlalu keberatan, hingga aku duduk di bangku SMA, aku semakin tercekik oleh obsesi Mama.” Hening menggantung cukup lama. Joshua seolah tersedot kembali ke masa itu.
10376 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8 kali sebagai mama zila
Baca
+Pustaka
Embun Cinta

Embun Cinta

“Teman siapa?” “Zila.” Mama hanya mengangguk pelan, pertanda telah memberikanku ijin. Hanya satu pesan dari Mama, jangan pulang terlalu malam. Zila sudah sejak lama akrab dengan keluarga kami. Maka, tidak sulit untuk meminta ijin kepada Mama jika akan pergi kerumah Zila. Baiklah, jika hanya itu pesan Mama, aku siap melakukan. Aku mulai mempersiapkan buku yang akan dipelajari nanti malam bersama teman-teman, di rumah Zila.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai mama zila
Baca
+Pustaka
KUSITA HARTA SEBELUM SUAMI MENDUA

KUSITA HARTA SEBELUM SUAMI MENDUA

Aku akan terus memujinya di depan mama dan keluarga besar hingga mereka kehabisan kata-kata untuk menyudutkan Zilva. Aku rasa Mama sering kali berlebihan menyudutkan dan meremehkannya. Sudah terlalu lama dan terlalu banyak luka yang Zilva rasakan karena ulah mama. Namun, dia tak pernah mengeluh apalagi menyakiti mama balik. Yang dilakukannya selama ini hanya menyimpan lukanya dalam diam.
10256.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.7K kali sebagai mama zila
Baca
+Pustaka
Tunggu Pembalasanku, Mas!

Tunggu Pembalasanku, Mas!

Bagian 33 Sekali saja tanganmu itu menyentuh kulit anakku, maka kupastikan kamu akan mendekam di penjara, Zamila!" ucap Mama. "Ka-kamu a-ada di sini?" tanya ibu mertua terbata. Aku tahu, beliau pasti takut pada Mama.
1034.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai mama zila
Baca
+Pustaka
MENANTU PILIHAN MAMA

MENANTU PILIHAN MAMA

panggil Riza “Kenapa, Pa?” “Maaf, jika Papa dan Mama baru memberitahu kamu tentang hal ini sekarang. Dengan pertemuan ini Papa dan Mama ingin menjodohkan kamu dengan Melody, putri dari Om Ardan dan Tante Gita!” Deg Justin terkejut mendengar pernyataan orang tuanya. Kedua tangannya terkepal kuat, wajahnya memerah menahan amarah, sudah pasti ia tidak setuju dengan keputusan kedua orang tuanya.
933 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai mama zila
Baca
+Pustaka
RAYUAN PANAS MODEL ANTAGONIS

RAYUAN PANAS MODEL ANTAGONIS

"Sayang, mama nggak marah sama kamu. Jangan takut ya, tadi mama ngomelin Zello karena dia nggak mau bawa kamu ketemu mama sama papa. Dia seneng banget ngumpetin kamu soalnya. Kamu kesini ya, makan malam sama papa sama mama. Ini udah masak banyak soalnya. Nanti kalau Zello nggak mau antar kamu, biar sopir papa yang jemput kamu." Sheza tertegun mendengar perkataan Moza yang langsung panjang lebar kepadanya. Apalagi Moza selalu mengatakan jika orang tua Zello juga papa dan mamanya. Dia menatap Zello dengan raut wajah terharu. "I-iya ma... " jawaban Sheza terbata. Dia masih segan karena tiba tiba merasakan semua yang tak pernah dia rasakan. "Nah, mama udah dengar sendiri kan? Nanti Zello kesana,
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai mama zila
Baca
+Pustaka
Godaan Mama Muda

Godaan Mama Muda

"Gak usah, Ma. Bawa aja. Siapa tau di Kalimantan dingin." Mama Jessica tertawa kecil. "Kalimantan mana ada dinginnya. Panas semua." Kami mengemas dalam suasana yang campur aduk. Senang karena aku sudah dapat kerja, tapi juga sedih karena Mama Jessica akan pergi. "Radit," panggil Mama Jessica sambil menghentikan aktivitasnya. "Kamu yakin bisa jaga diri sendiri?" "Iya, Ma. Aku udah gede." "Tapi kamu baru aja kehilangan Kiara. Baru aja dapat pekerjaan. Mama takut kamu..."
9.8119.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.8K kali sebagai mama zila
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status