Ada sesuatu yang sangat menginspirasi tentang seorang ayah yang membesarkan anaknya sendiri. Dalam keluarga modern, single dad bukan sekadar label—itu adalah cerita tentang ketangguhan, cinta tanpa syarat, dan adaptasi. Aku sering melihat teman-temanku yang single dad berjuang membagi waktu antara kerja dan mengasuh anak, tapi justru di situlah keindahannya. Mereka menciptakan dinamika unik dengan anak-anaknya, seringkali lebih fleksibel dalam pola asuh dibanding keluarga tradisional.
Yang menarik, single dad sekarang semakin terbuka belajar hal 'feminin' seperti memasak atau menjalin kedekatan emosional. Dulu mungkin dianggap tabu, tapi sekarang justru jadi kekuatan. Serial seperti 'Single Dad Diaries' di Netflix menggambarkan betapa hubungan mereka dengan anak bisa sangat hangat dan penuh tawa, meski tanpa sosok ibu.