Terpaksa Menikahi Janda
“Lo, Bian mama kamu di mana? “
“Sudah turun Pa, “ Bian mulai berhenti melakukan aksinya tadi.
“Ya sudah, papa ganti baju dulu ya, lalu Bian mandi. “
“Oke Pa. “
Setelah selesai memandikan Bian aku bergegas turun ke bawah, Bian belum memakai baju, karena bajunya tidak berada di kamarku. Aku menggendong tubuh mungil itu menuruni anak tangga.
Suasana lantai satu sangat sepi, “mama ke mana Bian, oma juga enggak ada? “ Bian menggeleng tanda tidak tahu, tentu saja diakan juga baru turun bersamaku.
“Ya sudah pak, pokoknya antar Jamilah sampai ke rumahnya ya, iya Palembang. “ Aku mendengar mama, berbicara sambil masuk ke dalam rumah. Sampai mama melihatku bersama Abian yang masih menatap mama dengan