Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
BENALU

BENALU

Bab 48 "Sudah Bik, sudah! Nggak usah ditanggepin Bu Citra itu. Memang dia suka sekali membuat masalah," ucap Yati, menenangkan Bik Karmi sambil memberinya segelas air minum. "Tapi, aku nggak terima dengan semua ucapannya, Ti. Apalagi dia bilang telah membunuh Tuan Hasan!" tukas Bik Karmi. "Tapi apa iya, Bu Citra sampai senekat itu? Hingga berani menghabisi nyawa Tuan Besar?" timpal Ririn, pembantu yang lain.
30.9K viewsCompletedAdded to Library 803 Times as arti binal
Read
+Library
Binti Raharjo

Binti Raharjo

Sambil tertawa, tangan mereka meremas apa saja yang bisa diraih dari tubuh dua pemandu lagu itu. "Si Aang itu suka jual mahal, Bang. Mending atuh sama yang lain. Sama kita. Kita bisa puasin sampai pagi. " "Bos kita ini nggak bisa ditolak," bisik lelaki itu meraih bibir si pemandu lagu yang memakai atasan kemben berwarna kuning dan sudah pun merosot ke perut. "Ayo, Sayang." Wati, entah keberanian dari mana menampik uluran tangan Maulana. Ada kilat marah dari matanya, yang kini mulai menyala. Toh, dia bukan budak nafsu Maulana.
102.6K viewsOn holdAdded to Library 56 Times as arti binal
Read
+Library
Tujuh Dosa Besar

Tujuh Dosa Besar

Akhirnya mereka tiba di sebuah pemukiman warga. “Semuanya! Aku mendapatkan satu ekor bison besar!”seru Arsen saat tiba di rumahnya. Kemudian sorak-sorai terdengar menggema di tempat itu. Mereka sangat bahagia saat mendengar kabar itu dari Arsen. Dan saat itu juga Arya merasa bahwa ini hal yang sangat aneh. Dia yakin, Arsen dan juga manusia yang sedang ada di hadapannya ini bukanlah seorang pemain. Melainkan mereka semua adalah NPC.
1013.3K viewsCompletedAdded to Library 493 Times as arti binal
Read
+Library
Sentuhan Pembalasan

Sentuhan Pembalasan

Wajah Bibiana berubah pucat pasi. "Apa?! Tidak mungkin! Enkripsi itu tidak bisa ditembus oleh manusia biasa!" "Bima bukan manusia biasa," ucap Arka dingin. "Dia adalah orang yang kau remehkan selama dua puluh tahun." Arka mencengkeram leher Bibiana, mengangkat wanita itu hingga kakinya menggantung tinggi di atas lantai 57. Pemandangan Singapura yang berkilauan di bawah mereka seolah menjadi saksi runtuhnya sebuah tirani.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as arti binal
Read
+Library
Cinta Pandangan Pertama CEO dingin

Cinta Pandangan Pertama CEO dingin

Bianca turun dari atas Lantai Mansion nya dan berjalan menuju Papi dan Arthur nya. "Dimana mereka ?" Gumam Bia sambil melihat ke kanan dan kiri mencari Papi nya. Bia melangkahkan kaki nya menuju Taman Tenis di dekat Kolam renang ,Dan Benar Papi nya dan Arthur sedang bermain tenis Meja . Bia menatap Arthur yang bermain Tenis hanya dengan menggunakan Celana Jeans panjang nya saja ,Tubuh Arthur sangat bagus di pandangan Mata Bia ,Bia mendekati mereka dan duduk di dekat Meja Tersebut.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as arti binal
Read
+Library
Dinikahi Profesor Galak

Dinikahi Profesor Galak

Membuat Bian senang karena istrinya itu bisa mengurus bayi. “Tidur yang nyenyak ya, Sayang. Biar nanti malem energinya full lagi,” bisik Bian sambil mengusap kepala Ira. Ia pun tersenyum karena yakin nanti malam energi Ira sudah kembali full. Setelah itu Bian pun meninggalkan Ira dan pergi ke taman. Ia ingin mencari angin di sana. “Mas Bian mau kopi?” tanya ART yang melihat Bian sedang duduk. Ia sudah lama bekerja di sana, sehingga memiliki inisiatif yang tinggi.
9.985.9K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as arti binal
Read
+Library
Godaan Maut CEO Cantik

Godaan Maut CEO Cantik

Lindungi dia dari segala mara bahaya, sehatkan tubuhnya, dan berkatilah langkahnya. Setelah doanya selesai, Binar tidak langsung membuka mata. Ia berdiam diri selama beberapa detik, mencoba menyerap setiap serpihan energi positif untuk menguatkan mentalnya. Hari ini adalah hari yang baru. Ia harus bekerja, dan ia tidak boleh membiarkan teror kejadian semalam menghancurkan produktivitasnya. Satu setengah jam kemudian, Binar sudah tiba dan berdiri di tengah hiruk-pikuk lobi utama Arthesia Capital.
9.79.4K viewsCompletedAdded to Library 254 Times as arti binal
Read
+Library
Ada Apa dengan Bia?

Ada Apa dengan Bia?

ucap Om Aryo seraya mencium puncak kepala Bia. “Ayah hati-hati di jalan,” ucap Bia sesaat sebelum Om Aryo melangkah menjauhi halaman rumah, meninggalkan Bia yang masih berdiri menatap kepergiannya. “Bia, ayo masuk. Mba lagi sibuk masak buat acara tahlil. Kamu istirahat di kamar Mba aja, ya,” ucap Mba Huma seraya melingkarkan tangannya ke lengan Bia.
106.7K viewsOngoingAdded to Library 188 Times as arti binal
Read
+Library
Menaklukkan Suami dan Mertua Super Dingin

Menaklukkan Suami dan Mertua Super Dingin

Aku bergeming karena merona malu. "Empat bulan loh, Naf." Arzen merapatkan badan. Dia menarik pinggangku. "Emang kamu gak kangen?." Bibir itu pun mulai menyentuh. * Satu minggu kemudian, aku dan Arzen pergi ke Bali. Kami mengunjungi kawasan Ubud yang terletak di bagian tengah pulau Bali. Kawasan ini dikenal sebagai pusat kerajinan tradisional.
109.1K viewsCompletedAdded to Library 318 Times as arti binal
Read
+Library
Bara di Balik Mahar

Bara di Balik Mahar

Rambutnya disanggul rapi dengan hiasan kepala adat Melayu. Pandangan seorang pria tak pernah lepas darinya hingga Kanaya duduk di sampingnya. "Bisa kita mulai?" ujar Pak Penghulu. Pria itu mengangguk, lalu menjabat tangan ayah Kanaya. "Saudara Devano Atmaja bin Santoso Ilma Atmaja, saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan putri kandung saya yang bernama Kanaya Hanania binti Sukirman, dengan maskawin berupa seperangkat alat salat dan emas seberat dua puluh lima gram, dibayar tunai."
10309 viewsOngoingAdded to Library 10 Times as arti binal
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status