Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz

Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz

Irish menarik napas perlahan sebelum menjawab. “Ya... Kitab Mantra Pemanggil Jiwa.” Nama itu menggema pelan di dalam ruangan. Tidak ada yang langsung berbicara. Bahkan mereka yang tidak memahami sepenuhnya tetap bisa merasakan bahwa kitab itu bukan sesuatu yang biasa. “Kitab itu berisi berbagai mantra yang berhubungan langsung dengan jiwa,” lanjut Irish. “Termasuk mantra untuk membuka, memanggil, bahkan… memulihkan bagian jiwa yang terkunci.”
104.4K viewsCompletedAdded to Library 127 Times as mantra-mantra jawa
Read
+Library
The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

Taja sembari memperhatikan isi lontar yang terpampang di hadapan mereka. “Aku tidak melihat ada tulisan apapun di kitab ini,” Taja menjadi heran lagi. “Muhaqqina adalah kitab ajaib. Hanya segulung lontar. Tetapi kitab ini mengungkap hampir seluruh peristiwa di Jawata.” Taja memperlihatkan lontar di tangan Radhit, terpampang di meja. “Harus merapal mantera khusus sebelum membacanya, kamu bahkan tidak akan mengerti bahasa Kitab Muhaqqina. Ini bahasa Orang-orang Wali," kata Radhit.
109.6K viewsOngoingAdded to Library 250 Times as mantra-mantra jawa
Read
+Library
Mantra Cinta untuk Dosen Galak

Mantra Cinta untuk Dosen Galak

Dia kembali memandang penampilannya di cermin, sudah cukup sempurna dan seharusnya cukup untuk menarik perhatian Juandra. “Oke Div, tenang jangan sampai lupa mantranya lagi,” gumamnya berusaha keras mengingat barisan kata yang disebut mantra. Terbesit keraguan dalam benak Diva, juga kekhawatiran yang menggerogoti perasaannya. Jika gagal, maka semua akan berantakan. Mantra kali ini adalah jalan terakhir yang dia miliki, dan dia harus berhasil jika tidak mau dinikahkan dengan seseorang yang tidak dikenalnya.
101.7K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as mantra-mantra jawa
Read
+Library
'Ana-Ya'Inu: Tatapan Nyai Dasimah

'Ana-Ya'Inu: Tatapan Nyai Dasimah

Catatan Author: Mantra dibagi menjadi 7 bagian yaitu: jampe (jampi), asihan (pekasih), singlar (pengusir), jangjawokan (jampi), rajah (kata-kata pembuka jampi), ajian (ajian/jampi ajian kekuatan) dan pelet (guna-guna). Diketahui bahwa ketujuh bagian tersebut dapat dikelompokkan ke dalam mantra putih dan mantra hitam. Mantra putih sendiri untuk tujuan yang baik sedangkan mantra hitam untuk tujuan yang tidak baik. Mantra Paneluh Galunggung yang diucapkan Nyai Dssimah merupakan mantra hitam, yang digunakan untuk mencelakai seseorang atau memberi dampak buruk terhadap suatu orang.
9.94.9K viewsOngoingAdded to Library 133 Times as mantra-mantra jawa
Read
+Library
Reinkarnasi Sang Dewa Perang

Reinkarnasi Sang Dewa Perang

Setelah memahami dasar-dasar meditasi yang menghubungkan batinnya dengan kekuatan yang tersimpan, Pak Budi bersiap untuk membuka akses lebih dalam terhadap potensi Arjuna. Pak Budi mulai mengucapkan mantra dalam bahasa Jawa kuno, suaranya lirih namun penuh dengan wibawa. Setiap kata yang keluar dari bibirnya seperti mengandung energi yang mendalam, seolah memanggil kekuatan dari alam semesta. "Sang Dewata agung, tumekaa ing jagad... bukakna dalan kawicaksanan kang sejati..." Ucapan-ucapan itu terasa begitu sakral, seolah membuka sebuah jalan rahasia yang tidak dapat dijangkau oleh sembarang orang.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as mantra-mantra jawa
Read
+Library
Kutukan Wasiat Kakek

Kutukan Wasiat Kakek

Lalu, ia mulai melantunkan mantra dalam bahasa Jawa kuno, suaranya pelan, tapi mengalun seperti gelombang yang menembus udara. Narendra memperhatikan dengan saksama, mencoba memahami setiap kata yang keluar dari mulut Mbah Karso. Namun, sebagian besar terdengar asing. Beberapa kalimat seperti terucap dari zaman yang sudah lama terkubur: “Ojo nganti suwe, ojo nganti gawe petaka. Sira sing ndhelik ing peti iki, bali marang papanmu. Kowe dudu panguwasa ing jagad iki.”
102.6K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as mantra-mantra jawa
Read
+Library
Terjebak Mantra!

Terjebak Mantra!

Korona, menjadi virus paling mematikan menurut orang Indonesia yang tidak mengetahui. Setelah sarapan, iseng-iseng aku membuka buku ajaib, dan membaca-baca mantranya. Syarat agar mantra yang aku baca dari buku itu berfungsi, harus diulangi sebanyak tiga kali. Aku hanya membacanya dua kali, sehingga tidak berfungsi. Tapi, walaupun hanya satu kali, kalau diiringi dengan niat, maka akan berfungsi. Hingga pada halaman 1928, bab 75, aku menemukan sebuah mantra yang bunyinya sangat indah, sehingga aku lupa sampai mengulanginya sebanyak tiga kali. Jadilah aku sampai pada tempat ini. Sebuah tempat yang menurutku cukup menakutkan.
1010.0K viewsCompletedAdded to Library 350 Times as mantra-mantra jawa
Read
+Library
DI BAWAH PENGARUH MANTRA

DI BAWAH PENGARUH MANTRA

Jadi selama ini dia dihalangi untuk bisa merasakan tulang, dan baru mulai kemarin sore bisa merasakannya. “Sepertinya mantranya ditanam di tulangmu.” Gurunya yang berwajah teduh dan bertutur kata tenang menjelaskan bahwa mantra itu ditanam di tulangnya! Seluruh badan! Pantas powerful sekali. “Jadi di meditasi berikutnya rasakan seluruh tulang dengan kepasrahan total,” ulang Pak Marta mewanti-wanti. “Kepasrahan yang absolut kepada Tuhan.”
102.9K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as mantra-mantra jawa
Read
+Library
Bara Dendam Sang Prabu Boko

Bara Dendam Sang Prabu Boko

Suara mantranya rendah dan bergetar, namun setiap kata mengandung daya tak terlukiskan: “Oṁ Tejo Agni, Dharmasya Jvāla, Prabhā Sūrya Sanjaya... Jayati Ātmā, Sarva Dhātma Agni Vira... Swaha!” Setiap baitnya membuat nyala api di mandala semakin terang dan membesar, menyelimuti lingkungan sekitar dengan cahaya keemasan. Dalam sekejap, tubuh para prajurit yang berlutut mulai diselimuti cahaya kemerahan yang sama, seperti bara hidup yang memancar dari balik kulit mereka.
101.8K viewsCompletedAdded to Library 56 Times as mantra-mantra jawa
Read
+Library
PENDEKAR CAMBUK HALILINTAR

PENDEKAR CAMBUK HALILINTAR

tanya Raden Anom. Ki Jagadita hanya mesem-mesem di tempatnya duduk mendengar pertanyaan itu. “Yang diperagakan oleh biungmu tadi adalah Mantra Muslihat Netra, Cah bagus. Jika telah sampai waktunya kalian berempat pun akan memiliki ilmu itu,” jawab Ki Jagadita. “Lantas kapan kami baru boleh mempelajari ilmu itu, Bopo Jagad?”bertanya Pangeran Labdajaya.
8.620.6K viewsOngoingAdded to Library 638 Times as mantra-mantra jawa
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status