Raja Persilatan: Pendekar Tapak Dewa
“Kalau kita biarkan, seluruh dunia bisa binasa. Aku tak bisa diam.”
Resi Tua menghela napas panjang. Ia tahu, menahan dua pendekar muda ini sama saja dengan menahan gelombang laut. “Baiklah. Tapi sebelum kalian berangkat, aku akan memberimu sesuatu.”
Ia mengeluarkan sebuah gulungan kecil dari dalam jubahnya. Gulungan itu bersinar keemasan. “Ini adalah Mantra Penyeimbang Jiwa. Gunakan saat kalian menghadapi kegelapan itu. Hanya bisa digunakan sekali, tapi kekuatannya mampu memutus hubungan jiwa iblis dengan wadahnya.”