Serenade Cinta Dibawah Bintang
suara Nada, rekan satu tim proyek musik, memecah keheningan.
Luna hanya mengangguk.
Nada ikut duduk di sampingnya. “Kamu tahu, Lun… kadang kita terlalu keras sama diri sendiri. Pengen semua beres, semua jalan, semua orang ngerti. Tapi kita lupa, manusia itu nggak selalu bisa seirama.”
Luna menoleh, sedikit terkejut dengan kalimat itu.
Nada melanjutkan dengan senyum simpul, “Kalau memang orangnya penting, nanti kita bakal ketemu lagi di titik yang sama. Tapi jangan sampai kita kehilangan diri kita sendiri duluan.”