Menuju Matahari
“Melawan anak ingusan sepertimu, tanganku pun sudah lebih dari cukup!”
“Terserah! Rujakpolo akan membuatmu kencing tanpa henti sampai tujuh turunan!”
Sambil berseru keras, Bajul maju menerjang dengan goloknya yang ia beri nama Rujakpolo, meniru nama gada milik Bima di cerita Mahabarata. Seperti biasa, serangannya ganas dan maut. Rujakpolo meluncur deras mengancam batok kepala Jaladri, seakan-akan hendak mernbelah tubuh Jaladri menjadi dua bagian terpisah yang sama besar. Sejengkal sebelum golok itu menemui sasarannya, Jaladri nenghindar dengan tepat. Ia memutar tubuh, dan langsung mengirimkan serangan balasan pada kesempatan pertama. Bajul terpaksa bergeser mundur karena pukulan Jaladri terb