Jagoan di Puncak Kejayaan
“Kamu bahkan nggak berhenti memikirkan betapa nggak terhormat dan menjijikkan rencana yang kamu gunakan untuk melawanku, Matthew! Apa kamu uda nggak punya rasa malu?!”
Wajah Matthew ditutupi oleh topeng penghinaan. Semua rencana busuknya telah terungkap. Dan yang terpenting, dia dikecam di depan umum karena itu. Tetap saja, seorang pria harus menyangkal demi martabatnya, bahkan jika dia sudah berada di sudut, dan itulah yang dia lakukan, “Ini semua untuk kebaikanmu sendiri dan kebaikan bersama keluarga! Terima saja, kalau emang kamu nggak sanggup memenuhi akhir dari kesepakatan triwulanan ini!”
Jade mencibir, "Kenapa bisa, kamu begitu yakin kalau aku nggak mampu?"
Bab Populer