Sentuhan Panas Suami Dingin
"Iya, Mom. Pak Mamat itu suka sama Kak Eca. Dan … Pak Mamat itu-- baik baik baik baiik banget. Sopan santun dan lemah lembut. Kapan lagi coba Mommy dapat anak laki-laki yang sopan dan lemah lembut. Iya kan?!"
Satiya memangut-mangut pelan. Sedangkan Ziea menoleh ke sana kemari, memastikan keadaan apakah aman atau tidak. Setelah itu, dia setengah berbisik pada sang ibu mertua. "Anak-anak Mommy ada tiga, dan semuanya zonk. Nggak ada yang seutuhnya jadi manusia. Semua ampibi, Mom. Ada yang manusia harimau lah, manusia setengah iblis lah, manusia setengah drakula lah. Nggak ada yang normal. Dan … hanya Mamat yang baik! Nanti kalau Mommy mau ke pasar, si Pak Mamat pasti mau ngantarin. Nggak kayak
Bab Populer