Penakluk Wanita
Ia pun memandang ke arah pemandangan di luar sana dengan hamparan hijau rerumputan dan gunung yang terlihat jauh di sana.
“Amazing,” gumam Matt saat mellihat pemandangan indah di sana.
“Nak.” Panggil Cecep, membuyarkan lamunan Matt.
“Oh, ya.” Matt tersenyum.
“Siapa tadi namamu? Abah sulit mengucapkannya.”
“Matt, Ba..h” Matt pun sulit mengucapkan panggilan pada kedua orang tua Nina.
“Oh, Mat. Tetangganya Abah di sana juga ada yang namanya Mamat.”