Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SILARIANG

SILARIANG

** Sepupu jauh Ibu Hasnah, pak Andi Baso berusaha menenangkan perempuan paruh baya yang masih menyemburkan amarahnya. “Tidak bakalan ku restui kooo Tenri! Mulai hari ini tidak ada mi mamakmu naah … ko pergi sejauh-jauhnya, jangan ko datang lagi sama saya!” tunjuk ibu Hasnah yang membuat Tenri sujud bersimpuh di kaki ibunya.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai maunya
Baca
+Pustaka
Alva

Alva

kata Alva dingin lalu masuk kembali ke dalam. Naisa tau bahwa Alva baru saja melakukan kebohongan. Naisamelihat jelas bahwa Alva butuh sesuatu. "Ya udah,anterin gue," Naisa menyilangkan kakinya anggun yang malah tampak aneh, di depan Alva. Sudah beberapa jam dan mereka berbincang banyak hal beberapa menit yang lalu, tentang orang utan tentang burung yang sesat ke pohon beringin,tentang fenomena alam,ten tang Tsunami yang melanda Palu saat ini.
9.82.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai maunya
Baca
+Pustaka
ANSEN Menantu Naga Merah

ANSEN Menantu Naga Merah

Marina langsung berkata, "Kalo begitu ayo kita pulang ke rumah dan mempersiapkan barang-barang kita!" "Benar! Ayo kita pulang dulu!" Anaya langsung bersemangat sekali. Kini Anaya tidak lagi menangis. Dia berharap Ayah Mertua Fengbin bisa mengalahkan Pendekar itu. Anaya saat ini sedang memandang Gunung Merah di depannya. Itu adalah gunung berapi yang aktif dan selalu menyemburkan lahar api yang ganas. Di puncaknya berlubang yang penuh dengan lahar api yang mengecilkan asap hitam yang pekat.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai maunya
Baca
+Pustaka
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchederesaneel
tanyaku sambil menunjuk ke arah gunung di kejauhan sana. “Gunung Merapi.” Aku mengangguk-angguk. “Enak ya, suasana di sini menenangkan. Pemandangannya yang indah gini bikin kita jadi makin bersyukur.” “Iyap. Makanya kita perlu untuk keluar menikmati alam yang indah biar rasa syukur itu muncul.” sahut Mas Wira. “Bersyukur kita masih diberikan kesempatan untuk menghirup udara segar di sini. Bersyukur kita diberikan kaki yang kuat untuk menopang kita sampai ke sini. Bersyukur kita diberikan mata yang dapat memandang keindahan ciptaan Allah.”
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai maunya
Baca
+Pustaka
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

Sosok pria berambut jabrik dengan warna merah bergumam sambil menatap kearah gunung berapi yang masih diselimuti awan hitam tebal. "Mereka juga membawa Cairan Sumber Kehidupan. Jika kita berhasil membunuh mereka berdua, maka kita bertiga akan panen besar. Sebelum mereka bertemu dengan kelompok Kahyangan Barat yang masih sangat misteri kekuatan aslinya, alangkah baiknya kita memburu dua orang ini lebih dulu," ucap pria rambut jabrik tersebut. Dia adalah sosok Dewa Elang Neraka bernama Aung Ma. Sosok yang cukup disegani di kelompok Dewa Binatang karena kemampuan api nya yang sudah berada di tingkat neraka.
8.962.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai maunya
Baca
+Pustaka
UNSPOKEN PAIN

UNSPOKEN PAIN

Setelah membayar dan memberi uang tip, Barry dan Ilana keluar, dengan perut kenyang dan tisu yang masih berada di tangannya. "Puas?" "Hm." jawab Ilana singkat, sambil menyender di bahu suaminya. 💰💰💰💰💰💰💰 Gunung api Kilauea merupakan gunung api teraktif yang ada di dunia saat ini. Selain itu masih ada gunung api Mauna Loa yang juga merupakan gunung api dengan sub-aerial terbesar yang ada saat ini. Di destinasi wisata ini para pengunjung bisa menyaksikan bagaimana lahar panas yang berwarna merah mengalir.
1024.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 946 kali sebagai maunya
Tampilkan Ulasan (33)
Baca
+Pustaka
Lusia
Sebenarnya Harry mencontohkan kakak yg baik, tpi ya jngn berlebihan? Di sini, tokoh Illana bikin penasaran, sesabar apa punya pacar macam Harry. Harry protektif sama Adora karena punya rahasia? Novel bikin penasaran pembaca nih?
Rizka Ahmed Syukri
Aduhh Nana kalo aku jadi kamu, stop sampai disini deh, mending malu n sakit ati dari sekarang (batal nikah) daripada nanti pas uda sah, lagian bahaya ini, si butbut aku peta aku prta bisa jadi obsesi nih sama Harry, nyawamu bahaya atau kamu bakal makan ati terus
Baca Semua Ulasan
PAWANA

PAWANA

Naufal yang melihat kami dari belakang hanya tersenyum dan sesekali tertawa kecil. Kami sampai di tempat dimana aku, Sabil, dan Aul sering berkumpul. Deretan bangku taman yang panjangnya kurang lebih 2 setengah meter berderetan dengan jarak 5 meter diantaranya. Tepat di tengah jarak tiap bangku, ada satu pohon mahoni besar yang berdiri kokoh dan lampu taman yang mengawal setiap sudut tempat ini. Bagiku, tempat ini adalah tempat self-healing terbaik. Dengan suasanya yang sejuk, menyajikan sahut-sahutan nyanyian burung di atas taman sunyi ini. Ya, taman ini memang sunyi. Sama seperti komplek rumahku. Beberapa rumah disini juga masih berarsitektur lama. Dengan cat putih dan pagar tunggal. Jika
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai maunya
Baca
+Pustaka
Dear Mantan

Dear Mantan

"Nak Davin?" Emang dasar kecoa buntung!!!
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai maunya
Baca
+Pustaka
Purba Mahkota

Purba Mahkota

“Uk uk, aak!” “Oh …?” Dia, si peri yang memiliki nama lengkap Sri Pohaci, peri kesuburan yang dapat menyuburkan segala jenis tanaman, juga memiliki bakat keakraban dengan hewan berupa dapat dengan mudah memahami setiap kata yang hewan keluarkan, … secara cepat langsung mengerti semua perkataan penuh umpatan, dari monyet hitam yang besar itu. “Anda memang Masternya Saya, kan? Anda hanya benar-benar sedang dalam bentuk monyet jadi-jadian karena dikutuk oleh Sir Serunting, kan?”
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai maunya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status