Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DIOFANO

DIOFANO

seru lelaki itu lantang dari depan pintu studio yang hanya berjarak beberapa meter dari sang pemilik nama. “Gue nggak budeg Bin, bisa nggak kalau lo gak teriak” jawabnya kesal, setibanya sang kawan disampingnya, pria bernama Dio itu tak segan memukul sarkas tengkuk sang kawan. “Sakit ngab, ya sowri Yo, biasanya kalau nggak diteriakin nggak bakal nyahut lo nya.” “Karena lo suka manggil nggak jelas makanya nggak gue respon.”
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai maximus decimus meridius
Baca
+Pustaka
Sang Abdi

Sang Abdi

Rambutnya yang sepunggung digelung sanggulmemperlihatkan leher jenjangnya yang mulus dengan kulit kuning langsat yangterawat. Motor ATV warna merah nampak gagah terparkir di depan paviliun. Farhan sengaja memilih mesin 250 cc agar Kirana bisa mengendarainya di medan berbukit. Dengan ground clearance yang tinggi, tentu tak masalah melibas berbagai jalan yang tak rata tanpa khawatir nyangkut.
9.3211.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.1K kali sebagai maximus decimus meridius
Tampilkan Ulasan (50)
Baca
+Pustaka
Ida
Aq penggemar tlsan2 frank Walau ada benang merah dlm smua tlsan2 nya Tpi setiap crta nya mempunyai setting latar cerita yg psti berbeda Disamping itu dia mengajak pembaca nya utk tidak membaca cepat Sbb plot twist cerita nya sangat kental Semangat frank
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
A.M.O.R.E.G.A

A.M.O.R.E.G.A

@Fatamorgana16the amoramurammeraba
jawab Sere Amor hanya diam mendengar kan perdebatan orang yang ada didepannya ini. Sementara itu Rega melirik sekilas amor lalu menyuruh mereka berdua untuk kembali ke kamarnya. Sere pun hanya mengangguk pasrah dan mengandeng amor menuju kamar mereka. “Nyebelin bener sih! Mentang mentang OSIS bisa seenaknya ngatur-ngatur” gerutu Sere dan menghentak hentakan kakinya
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai maximus decimus meridius
Baca
+Pustaka
Genius Man

Genius Man

" jawab pemilik cafe tersebut "Iya pak, siapa pria tua tadi?" sambung Lidya yang juga berada di dekat Nadia. mendengar ucapan pemilik cafe, rasa penasaran Nadia dan teman-temannya semakin menjadi-jadi. "Pria itu namanya Tuan Arnold Senjaya, beliau adalah seseorang yang bisa di bilang sangat berpengaruh di kota ini. kekayaannya juga tidak ada yang bisa memprediksinya..!!" jawab pemilik cafe tersebut.
94.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai maximus decimus meridius
Baca
+Pustaka
Mr Genius

Mr Genius

Teriak kakek gembala melihat gadis tertutup selimut dari ujung kepala sampai ujung kaki yang terlihat sangat terburu-buru itu. Athena hanya menoleh sekilas lalu melanjutkan lagi langkahnya. Sampai disebuah dataran cekung yang penuh salju ia melihat sebuah kendaraan tempur lapis baja MaxxPro MRAP (Mine Resistant Ambush Protected) yang dirancang oleh perusahaan Amerika Navistar International untuk korps marinir AS. Athena menghampiri kendaraan tempur itu dan memeriksa ke dalamnya. Tak ada siapapun dan pintu kendaraan tak terkunci.
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai maximus decimus meridius
Baca
+Pustaka
Tabib Jenius

Tabib Jenius

Keesokan paginya… Gedung Marga Corporation kembali ramai. Pegawai berdasi lalu-lalang dengan ekspresi serius. Di sudut lobi, layar besar menayangkan berita pagi. Namun, pagi itu bukan berita politik atau ekonomi yang jadi sorotan. Wajah seorang pemuda muda muncul di layar. “Sosok Misterius di Balik Kesembuhan Tuan Marga Asisten Pribadi yang Mengguncang Dunia Medis?”
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai maximus decimus meridius
Baca
+Pustaka
Ludus

Ludus

Liliana Aurelia, gadis perawakan tinggi dengan tubuh ideal pecinta kuteks, jika ada orang yang berani merusak karya dikukunya maka siapkan telinga dan rambut anda supaya tidak menjadi korban selanjutnya, walaupun terkesan feminim tapi kelakuannya ga jauh beda dari preman kalo marah tuh, bahkan rambut anda harus wassalam kalo dia sudah marah. "jelek! Bagus yang warna kemarin sih," balas Syami. Dimana Syami Dania ini sebelas duabelas sama Lili pecinta kuteks, perawakannya tinggi dengan berat badan berbobot, dia akan ngamuk kalo dipanggil gendut, gemblung atau yang lainnya yang mengatakan kalo dia gendut, siap siap saja pantat mulus anda ditendang oleh dia. "yang itu warnanya kurang pas li," ja
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai maximus decimus meridius
Baca
+Pustaka
MAWAR

MAWAR

Bugh Bugh Nico memukulkan kedua lengannya tepat di leher kedua orang yang akan menendang kakinya, kedua orang itu langsung tumbang. Dengan gerakan cepat kedua balok kayu sudah berada di tangan Nico, dia memukul kedua orang itu secara membabi buta sampai banyak darah keluar dari mulut mereka. Setelah mereka dirasa sudah mati, Nico bangkit, tersenyum miring melihat satu orang yang berdiri ketakutan dengan badan gemetar. "Menyerah?" Nico mengepalkan kedua tangannya, bersiap melakukan gerakan yang akan menjadi hari terakhir pria itu hidup di dunia.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai maximus decimus meridius
Baca
+Pustaka
MR. D

MR. D

Dengan satu acungan tongkat di atas kepala Kebo Marcuet. Petuk..., Sekali hantaman tak begitu keras namun sudah mampu membuat sosok Kerbau besar dari kebo Marcuet terpental, terkapar dan kembali mengubah bentuk menjadi sesosok manusia berkepala kerbau bercula emas. “Pak tua petapa seperti biasa kau masih saja sakti seperti ribuan tahun lalu tak berubah,” ucap Kebo Marcuet kembali berdiri.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai maximus decimus meridius
Baca
+Pustaka
LUKA

LUKA

Percayalah, Tuhan tidak akan memberi cobaan melampaui batasan manusia itu sendiri. *** "AYAH!!!!" "AYAHHH BANGUN AYAHHHH!!!" "AYAHHHH!!!" Suara Nara begitu menggema. Tubuh Tuan Hemansyah kini tengah terbaring di atas ranjang dengan oksigen yang terpasang di wajah dan alat-alat yang memenuhi tubuhnya. Nara semakin menggila ia tidak bisa mengontrol emosinya. Marah, takut, sedih menjadi satu.
87.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai maximus decimus meridius
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status