Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku
Mantra langit yang terukir di dalam jiwanya menegaskan bahwa ia adalah penguasa yang sah—seorang pria yang ditakdirkan untuk duduk di atas singgasana tertinggi, sesulit apa pun jalan yang harus ia lalui, sejauh apa pun ia dijatuhkan, dan seberdarah apa pun proses yang harus ia lewati untuk kembali ke atas.
Alaric melangkah maju tiga langkah dengan penuh penekanan, berdiri tepat di hadapan kursi roda ayahnya. Ia menegakkan punggung tegapnya, membiarkan jubah militernya berkibar halus, memancarkan karisma seorang penguasa sejati yang tak terbantahkan.