Reinkarnasi Sang Dewa Perang
“Kau masih terjebak dalam cinta yang kau inginkan, bukan cinta yang kau butuhkan. Kau harus belajar bahwa cinta sejati bukan tentang memiliki, tetapi tentang memberi tanpa harapan untuk mendapatkan sesuatu kembali.”
Arjuna berhenti, merenungkan kata-kata itu. Ia menyadari bahwa selama ini, ia memang terlalu fokus pada perasaannya sendiri, takut kehilangan Livia, sehingga melupakan esensi cinta itu sendiri.
Dengan pemahaman baru, ia melanjutkan perjalanan dan akhirnya menemukan pintu kedua. Kali ini, ia tidak ragu-ragu. Ia membuka pintu itu dan melangkah masuk.
Hot Chapters