Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hasrat Terlarang: Gairah Tersembunyi Istriku

Hasrat Terlarang: Gairah Tersembunyi Istriku

“Coba gerakkan kakimu. Tekuk lututmu.” Clara menatap kakinya ragu. Trauma kelumpuhan masih menghantuinya. “Ayo, coba. Kamu bisa,” semangatku. Clara memejamkan mata, memusatkan pikirannya. Dan… perlahan tapi pasti… Lutut kanannya terangkat. Sedikit demi sedikit, kakinya menekuk. Mata Clara terbuka lebar. Dia menatap kakinya sendiri dengan tatapan tak percaya.
9.8196.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai menekuk lutut
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
Teguh Imam
sebenernya bagus sih crita awalnya karena kesetiaan kepada Amanda istri sahnya tp semakin lama critanya menyimpang dari seharusnya..ayah mertua yg seharusnya melindunginya malah menggagahi Amanda menantunya sendiri,sedangkan Rey suaminya malah selingkuh..aku harap Rey bisa berubah tetap pada Amanda
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Dokter Sakti Penguasa Dunia

Dokter Sakti Penguasa Dunia

Tongkat menghantam keras ke tanah dan meninggalkan sebuah lubang besar di lantai semen. Ewan segera bangkit. Tubuhnya melesat ke depan dengan lutut terangkat tinggi dan menubruk langsung ke arah dagu Nenek Aneh. Serangan ini penuh risiko, tetapi bila lututnya tepat mengenai dagu lawan, meski tidak mati, Nenek Aneh pasti akan cacat parah. "Hmph!" Dengan dengusan dingin, tangan kurus Nenek Aneh menyambar secepat kilat dan mencengkeram tepat di lutut Ewan.
9.51.1M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31.5K kali sebagai menekuk lutut
Baca
+Pustaka
KUIKUTI PERMAINAN MANISMU

KUIKUTI PERMAINAN MANISMU

Astaghfirullah, apa yang akan mereka lakukan di sini? Buk! Kupukul perutnya. Ia yang tak siap pun segera limbung. Namun itu tak lama karena ia kembali bangkit. Tangannya mengepal, lalu dilayangkan ke arahku. Bukan Meli namanya jika tak bisa menghadapi ini. Kutangkap tangan itu dan kupelintir ke belakang. "Aw, sakit, Meli!" "Mel, lepasin Hendi!"
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai menekuk lutut
Baca
+Pustaka
Menikah Dengan Paman Tunanganku

Menikah Dengan Paman Tunanganku

Satu tangan berada di saku celana, sementara tangan satunya mencengkeram pergelangan tangan kakak Amber. Suara krek tulang terdengar jelas. Hanya dalam sekejap, pergelangan tangan pria itu tertekuk tak wajar. Sebuah tendangan cepat menghantam lututnya, memaksa tubuh besar itu berlutut di depan Anatasya.
9.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai menekuk lutut
Baca
+Pustaka
Mantanku Kembali

Mantanku Kembali

jawabnya dengan keyakinan. Setelah selesai merawat lututku, kami berdua bersantai di tempat tidur. Adrian menggenggam tanganku, dan aku merasa hangat. *** Pagi itu, aku terbangun dengan perasaan nyaman di samping Adrian. Namun, saat aku mencoba bergerak, rasa sakit di lututku membuatku terjaga. Aku melihat ke bawah dan terkejut melihat kaki kanan dan lututku yang bengkak. Rasa cemas menyelimuti pikiranku. Ini lebih parah dari yang kukira.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai menekuk lutut
Baca
+Pustaka
Suamiku Doyan Selingkuh

Suamiku Doyan Selingkuh

Sesuatu yang dingin terasa di bagian lututnya. “Ya, ampun!” Seruan seorang wanita juga terdengar. Andreas menunduk. Ternyata sebuah cup minuman jatuh setelah menyenggol lututnya. Celananya bagian lutut pun terlihat basah. “Sorry. Sorry,” ucap wanita yang tergopoh-gopoh datang seraya mencari tisu di dalam tasnya lantas mengelap lutut Andreas. Lelaki itu terkejut. Ia pun menahan agar tisu itu ngga lagi menyentuh lututnya. “It’s okay. Ngga usah, Mbak,” tolaknya.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai menekuk lutut
Baca
+Pustaka
Suamiku Ternyata Pura-Pura Lumpuh

Suamiku Ternyata Pura-Pura Lumpuh

"Sekarang kamu tidak bisa berbuat apa-apa, Sayang. Karena apa? Karena kamu memang masih begitu sangat sangat mencintaiku." Bang Danu semakin mendekat dan menyeringai menjijikkan. "Bismillah." Kuangkat kakiku tinggi-tinggi hingga lututku mendarat di selangkangannya. "Auw ... Auw ... Arggggg." Bang Danu spontan memegang benda pusakanya dan menjerit-jerit.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai menekuk lutut
Baca
+Pustaka
KUBUAT MADUKU GENDUT

KUBUAT MADUKU GENDUT

SUSI "Sakit, Mas!" rajukku dengan nada dibuat semenyedihkan mungkin. Ini penting agar mas Ragil lebih panik lagi. Dan, kuharap dia akan makin benci pada si gentong itu. Dasar gentong burik. Mau bersaing denganku, Hah? Lihat saja kamu pasti akan berakhir menyedihkan. Aku akan menguasai jiwa, raga dan harta mas Ragil hingga tiada yang tersisa untuknya.
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 262 kali sebagai menekuk lutut
Baca
+Pustaka
Kubuat Suamiku Lumpuh

Kubuat Suamiku Lumpuh

Jangankan marah, buang air besar saja harus dibantu. Tepat satu jam kemudian Susan kembali datang dengan penampilan serba mini, celana pendek di atas lutut, dipadukan dengan kaos longgar tapi menampakkan perut. "Aku jemput anak-anak dulu ya, San. Oh ya popok Mas Ferdi sepertinya harus diganti tuh, kamu tahu 'kan caranya membersihkan kotoran orang lumpuh." "Hah." Mulut wanita itu menganga dengan mata membulat.
1043.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 946 kali sebagai menekuk lutut
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status