Menuju Matahari
“Ya. Itu keahlianku sebagai petugas sandi dan mata-mata. Tadi pun sebenarnya aku sudah gatal ingin mencari tahu ada apa di dalam, tapi lantas kupikir, akan lebih baik kalau aku ada teman bicara. Maka aku menyusulmu ke rumah Ki Soma. Dan aku tiba pas kau hendak dibunuh oleh istri Ki Gede Nipir yang jadi sesat karena ramuan ilmu hitam.”
“Semoga saja Paman Gede tidak masuk jebakan seperti aku tadi. Diterima dengan hangat dan dijamu makan, lalu dibunuh pas tidur.”
“Makanan! Makanannya!” mendadak Rinjani melotot, dan datang mendekat sedikit bersimpuh ke depan tempat Wisnumurti duduk di tepi balai-balai.
“Makanan apa?” sahut Wisnumurti kaget.