Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dua Tak Cukup, Tiga Tak Sanggup: Dimanja Tiga Adik Tiri Idol

Dua Tak Cukup, Tiga Tak Sanggup: Dimanja Tiga Adik Tiri Idol

Sementara itu, Mika terpaksa mengenakan kemben dari kain jarik ketat yang membungkus rapat tubuh moleknya, memperlihatkan pundak dan leher jenjangnya yang mulus. Di tangan mereka masing-masing, kini sudah tertumpu nampan anyaman bambu berisi sajen: bunga tujuh rupa, kemenyan yang mengepulkan asap beraroma magis, secangkir kopi hitam pahit, dan … kepala kambing. Doni membawa dua nampan, Mika satu nampan.
1027.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 556 kali sebagai mengecup
Baca
+Pustaka
Paracetalove [INDONESIA]

Paracetalove [INDONESIA]

Cup. "MERY!" pekik Arga, dengan kedua bola membulat sempurna. Belum selesai kalimatnya, Mery lebih dulu berjinjit kemudian mengecup bibirnya. Lalu ngibrit lagi begitu saja. Hei! "AKU DAPAT SATU, GA. YEAY. AKU DAPAT SATUU!" teriaknya dari kejauhan, seraya melambaikan tangan. Arga terkekeh geli. "Awas aja yaa. Aku tangkep kamu!"
1011.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 331 kali sebagai mengecup
Baca
+Pustaka
Cermin Malapetaka

Cermin Malapetaka

Tengku dan kedua saudaranya lebih mendekat ke area Tumpeng tersebut yang tak jauh dari peberadaan keluarga istana. Detik detik pemotongan sedang berlangsung. Tiba tiba saja sebuah serangan misteris datang tidak tahu dari mana arah datangnya. Semua panik dan berhampuran tak karuan menyelamatkan diri. Begitu juga dengan Tengku. Ia tanpa sadar berlari mendekati singasana keluarga kerasaan yang terpampang indah dalam acara pesta pernikahan.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai mengecup
Baca
+Pustaka
Rahasia di Ranjang Malam Pertama

Rahasia di Ranjang Malam Pertama

*** NOTE: Mau ke mana, tebak?
1011.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 297 kali sebagai mengecup
Baca
+Pustaka
Pelet Kopi Darah Haid

Pelet Kopi Darah Haid

Air di mangkok itu berhenti mendidih, tapi terlihat tidak tenang. Sumi membuka matanya, mangkok tanah liat itu kini kosong. Airnya habis, menguap tanpa sisa yang tertinggal hanya satu helai benang tipis di dasar mangkok. Benangnya hitam, hampir tidak terlihat, tapi ketika Sumi menyentuhnya dengan ujung jari, benang itu hangat, berdenyut seperti urat.
10484 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai mengecup
Baca
+Pustaka
Ah! Mau Lagi Dong, Bang Ucup

Ah! Mau Lagi Dong, Bang Ucup

Ia memegangi keningnya, memejamkan mata rapat-rapat untuk meredam rasa mual yang tiba-tiba naik ke tenggorokan. ​"Aduh... kepalaku," rintih Ucup. Ia mencoba menggali ingatan semalam. Ciuman itu... aroma mawar... lalu gelas berisi cairan merah pekat. Setelah itu, semuanya kosong. Gelap.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai mengecup
Baca
+Pustaka
MENCINTAI KUPU-KUPU MALAM

MENCINTAI KUPU-KUPU MALAM

"Hheegggghhh! Hhhheeeggghhh! Glek! Glekkk!" Laila menelan minuman yang dicekokkan Aris dengan berurai air mata. Dalam hati bertanya-tanya kenapa orang-orang ini begitu tega padanya. Rasa pahit dan sedikit manis mewarnai lidahnya. Saat menjadi kupu-kupu malam dulu, dia memang pernah meminum minuman ker*s seperti ini. Tapi dia sudah hampir tiga tahun tidak pernah menyentuh cairan itu.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai mengecup
Baca
+Pustaka
Godaan Hasrat Pria Misterius

Godaan Hasrat Pria Misterius

Dominic mengecup bibir Camelia. “Morning.” Camelia bangun sambil memegang selimut, menutupi dadanya. Tubuh gadis itu polos tanpa sehelai benang pun. Hanya selimut tebal yang menutupi tubuh indah Camelia. “Tadi pelayan mengantarkan mushroom soup.” Dominic mengarahkan sendok yang berisikan mushroom soup ke mulut Camelia. “Buka mulutmu.” Lalu, dengan patuh, Camelia membuka mulutnya, dan menerima suapan dari Dominic.
1024.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 618 kali sebagai mengecup
Baca
+Pustaka
Mengejar Mantan

Mengejar Mantan

Nellie menelepon beberapa saat yang lalu dan memberitahunya bagaimana si bajingan itu berkelahi dengan ibu mereka, namun bajingan itu menuntut untuk bertemu dengannya saat ini? Oh, ada cara dia bisa membalaskan dendam Ibunya! Pada pemikiran itu, Neil menutup teleponnya dan berlari ke dapur. Dia mengambil sebotol Sprite dan nanas dari lemari es. Dia lalu membuat jus nanas, mencampurnya dengan sprite, dan menambahkan beberapa bahan khusus lainnya. Dia kemudian menuangkan ramuan itu ke dalam cangkir dan menuju ke bawah dengan ramuan tersebut.
9.1763.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17.6K kali sebagai mengecup
Tampilkan Ulasan (190)
Baca
+Pustaka
Kiky
Sumsum tulang belakang buat Nigel harusnya yang bisa 100% cocok cm dari Joshua, Luna, Neil, Nellie... Bahkan dari keluarga terdekat pun sangat jarang ditemukan kecocokan... Malah Fiona yg cocok... aneeeh Thor ... walaupun novel itu ngehalu, tapi alur ceritanya jangan terlalu dipaksain atuuh Thor......️
edward
terima kasih kak setelah baca komenku akhirnya thor bertambah bagus udah kuran sikopatnya lanjutkan ceritannya tambah banyak dikit babnya yah..setelah luna sadar perasaan joshua akhirnya luna merasakan sakit bagus tapi masih sedih joshua dari dulu udah ngk enak pasal joshua ternyata benar dugaanku..
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status