Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MAWAR

MAWAR

"Betapa beruntungnya aku karena mendapatkamu, benar kan?" "Kau lelaki yang paling berengsek yang pernah aku kenal, tidak ada pria brengsek selain dirimu di dunia ini!" Mawar mengepalkan kedua tangannya, pria itu memang berniat menyiksanya sejak awal.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai menggenggam mawar berduri
Baca
+Pustaka
Dalam Genggaman Sang Raja

Dalam Genggaman Sang Raja

Tangannya berjalan mendekati tengkuk. Betapa terkejutnya Dafandra. Tidak disangka, sang pangeran benar-benar melihat gambar sebuah mawar hitam di tengkuk Alisya yang putih. Itu berarti dugaan skandal Alisya tidak lepas dari peran penyihir itu benar. Dugaan Dafandra ini berdasarkan aturan tua di Benua Barat. Terdapat sebuah tradisi kerajaan-kerajaan yang ada di Benua Barat, melarang anggota keluarga kerajaan untuk memiliki tatto di tubuh.
1028.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai menggenggam mawar berduri
Baca
+Pustaka
Mawar Berduri di Istana Kaisar

Mawar Berduri di Istana Kaisar

Saat Ruyan sampai di istana untuk pertama kalinya, ibu suri belum kembali dari kampung halamannya. Ruyan merasa dia harus memberi ibu suri sesuatu. Dia tidak bisa datang ke tempat ibu suri tanpa membawa apa-apa. Tapi dia tidak tahu apa yang harus dia berikan. "Apa kau tahu apa yang disukai oleh ibu suri?" tanya Ruyan. "Seingat saya Ibu Suri sangat suka dengan teh," kata Mei. "Baiklah. Bawakan aku daun rosemari, bunga linden, daun sage, kulit jeruk, dan air panas. Dan juga alat-alat untuk meracik teh," kata Mei.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai menggenggam mawar berduri
Baca
+Pustaka
Pernikahan Dengan CEO Kandas Setelah Matinya Buah Hati

Pernikahan Dengan CEO Kandas Setelah Matinya Buah Hati

Dia memeluk pinggang ramping Gianna yang duduk di pangkuannya, lalu melanjutkan dengan pelan, "Darlene itu memang punya beberapa ide ...." Melihat informasi akhirnya akan keluar dari mulut Swara, Gianna langsung memasang telinga dan mendengarkan dengan saksama. "Dia mengubah temanya menjadi Mawar Berduri," kata Swara. "Mawar berduri?" gumam Gianna sambil mengernyitkan alisnya. Kedengarannya memang tidak bisa menandingi kupu-kupu lahir dari kepompong itu.
9.568.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai menggenggam mawar berduri
Tampilkan Ulasan (31)
Baca
+Pustaka
Martha Bom
Jalan ceritanya sebenarnya bagus, tapi terasa membosankan. Kapan ya Darlene akan mulai bertindak tegas? Saya sudah baca sampai chapter 63 loh, tapi karakter Darlene seperti tidak menunjukkan perkembangan. Agak membosankan karena Darlene selalu mengalah.
ChaShop Ok
tolong dong ini author alurnya jangan terlalu bertele2, masa ini darlene dibuat bodoh trs, selalu kejebak jebakan2 yang sepele, manusia pada dasarnya selalu berevolusi dan belajar dri kesalahan, lah ini masa darlene selalu terjebak dan kek gk pernah belajar dri kesalahan, selalu jadi korban
Baca Semua Ulasan
Magic Rose : Rose Symbol

Magic Rose : Rose Symbol

Batang mawar yang berduri itu terus melukai kaki Kanna yang beralaskan apapun itu. Sedangkan tangannya terus menggenggam erat sebatang bunga mawar yang kuncup itu. Kini tangannya pun tak terlepas dari goresan duri yang ada di bunga mawar itu. Semakin dekat langkah kaki itu, semakin erat pula Kanna menggenggam tangkai mawar itu.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai menggenggam mawar berduri
Baca
+Pustaka
(Not) His Sugar Baby

(Not) His Sugar Baby

Getaran dari vibrator menyentuh dinding kewanitaannya yang berdenyut, nyaris meledakkan orgasme di beberapa waktu. “Engh!” lenguh Rose disertai bibir terkatup rapat. Theo kembali menyerahkan setangkai mawar dengan cara yang sama, meninggalkan satu mawar lainnya terbenam di belahan dada, seperti edelweis yang tumbuh di pengunungan Alpen, Eropa.
10203.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.3K kali sebagai menggenggam mawar berduri
Tampilkan Ulasan (187)
Baca
+Pustaka
yaniyani
pdhal novel ini isi ny paling beda ama yg lain. penulisan bgus, bnyk pljran yg dpt di ambil tp knp g prnh dpt perhatian khusus ya? dua rius lho klo bca ampe hbis g bkal nyesal meski kdng2 misteri dikonflik ny bkin jntung g tenang, tp ak ttp pengen pny bku cetak ja klo ad, pengen pelukable ma theo
Nami chan
Kerangka ceritanya menarik, bahasanya enak dibaca, uraian ceritanya jg cakep. Konflik2nya tuh fokus tp berbobot. Haaah karya2 kak susi ga perlu diraguin sih.. Ini kek buku kelas atas gt gasih. Kata2nya tuh berat kadang otakku yg minim ini kudu mencerna baik2 biar paham ...
Baca Semua Ulasan
Dalam Obsesi Sang Alpha: Aku Bukan Luna yang Terbuang

Dalam Obsesi Sang Alpha: Aku Bukan Luna yang Terbuang

Ia mulai terisak pelan tanpa bisa ditahan. "K-kenapa," ucapnya tertahan, namun tangannya tetap tidak mau berhenti. Wanita di dalam gambar itu tampak mengangkat satu tangannya dengan susah payah. Ia mengumpulkan sisa tenaga terakhir yang dimilikinya. Dan di telapak tangan yang lemah itu, ia menggenggam sebuah mawar. Elara kini terisak lebih keras. Ia menggambar mawar itu dengan detail yang jauh lebih rumit. Kelopak-kelopaknya tajam dan berlapis-lapis. Sangat mirip dengan mawar perak di taman kastil.
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai menggenggam mawar berduri
Baca
+Pustaka
DERRENT FAMILY : SHADOW OF THE PAST

DERRENT FAMILY : SHADOW OF THE PAST

Sulur dan cabang berduri mawar bergetar perlahan hingga terlihat dengan mata telanjang, bergerak sendiri tanpa ditiup angin. "Raja akan datang." "Sebentar lagi ... Kita akan memiliki raja." "Segera ... Ah ... dia akan bangkit." Para mawar begitu bersemangat seperti anak kecil yang mendapat permen, batang mawar bergerak melingkari satu sama lain. Dunia luar tidak dapat mendengar kata-kata mereka, hanya suara gemerisik antara daun yang terdengar. Bahkan Ken sedikit mengeryit merasa terganggu baru.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai menggenggam mawar berduri
Baca
+Pustaka
Tuan Menjadi Gila Setelah Nyonya Pergi

Tuan Menjadi Gila Setelah Nyonya Pergi

Rambut Mahira tersangkut di bunga. “Ya Tuhan. Kenapa harus bunga berduri.” Gaun Mahira pun tidak luput dari tarikan duri-duri bunga mawar yang indah. “Bisa-bisa bajuku sober. Ahh.” Kulit putih Mahira pun tergores duri dan berdarah.
1094.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai menggenggam mawar berduri
Baca
+Pustaka
Tafsir Waktu

Tafsir Waktu

Tak butuh waktu lama tubuhku ambruk, memeluk duri -jarum tajam itu di atas rumput. Mataku yang telah berair ku paksakan untuk menoleh. Semuanya tampak merah. Ladang Bunga mawar merah. Jarum-jarum tajam itu berasal dari duri bunga mawar liar. Pelan-pelan aku mencoba bangkit, namun kulitku terasa berdenyut-denyut bercampur sensasi amat perih langsung menghempaskan tubuhku kembali ke tanah. "Sial! Bagaimana bisa hanya karena duri-duri mawar sakitnya separah ini?" gerutu aku.
1011.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 346 kali sebagai menggenggam mawar berduri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status