Dendam Permaisuri yang Terbuang
ujar Nyi Gendeng Sukmo memberikan bunga mawar yang masih utuh di bakul pada Rengganis.
Ragu, Rengganis meraihnya, ‘Astaga, apa yang aku pikirkan, ingin makan bunga? Ini gila,’ gumam Rengganis memperhatikan bunga mawar dalam genggaman. ‘Tapi aku merasa sangat ingin memakan bunga ini … ah … ini bagaimana?’ keluhnya lagi. ‘Coba satu kelopak saja,’ ujar Rengganis lagi dalam benak, tangan kanannya berhasil memetik kelopak itu lalu menyuapkan ke mulut. ‘Rasanya, manis, asam ….’
Hot Chapters