Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Patah Hati Jam 4 Pagi

Patah Hati Jam 4 Pagi

Pukul 4 pagi, suamiku, Arvian, membangunkanku dengan lembut. Suaranya lembut, "Elisa, sayang, bisakah kau melakukan sesuatu untukku?" Tapi kata-katanya berikutnya menghancurkan semua harapan. "Selina lapar. Buatkan dia sup ikan." Selina adalah pembantu kami, dan dia juga selingkuhan Arvian yang sedang hamil. "Aku baru saja mendapat ikan yang segar. Pergi ke dapur dan buatkan semangkuk sup untuknya. Khusus untuk pewaris Keluarga Mahendra." Aku menolak dengan suara yang dingin. Amarahnya pun menyala dalam sekejap. "Jangan keterlaluan, Elisa." "Apa membuat sup itu terlalu sulit bagimu?" Aku menggeleng dan tetap diam. Tangannya mengusap pipiku, dan senyum merendahkan tersungging di bibirnya. "Baiklah, Elisa. Jadi kau sudah berani menentangku sekarang." "Pikirkan baik-baik, Elisa. Apa kau benar-benar ingin tetap menjadi bagian dari Keluarga Mahendra?" "Dan posisi sebagai pengacara keluarga? Pikirkan apa kau masih menginginkan semua itu... lalu beri aku jawabanmu." Melihat kesombongan di matanya, sisa cinta terakhirku padanya pun lenyap. Aku mengeluarkan ponsel dan menekan nomor yang sudah lama tak kuhubungi. "Aku ingin keluar dari Keluarga Mahendra."
4.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai mengusap
Baca
+Pustaka
Anak Suamiku yang Dirahasiakan

Anak Suamiku yang Dirahasiakan

Tahun ketujuh pernikahan, Dhea baru tahu kalau suaminya punya seorang anak laki-laki berusia enam tahun. Dia bersembunyi di balik perosotan TK, melihat Yordan sedang membungkuk menggendong seorang anak kecil sambil bermain dengannya. "Papa, sudah lama banget Papa nggak datang lihat aku." Suaminya mengusap kepala anak itu. "Anak pintar, Papa sibuk kerja. Kamu harus nurut sama Mama ya." Duar! Suara itu seakan-akan meruntuhkan dunia Dhea. Kepalanya langsung kosong. Papa? Mama? Sosok besar dan kecil itu memiliki wajah yang mirip 70%. Semuanya jelas sekali mengatakan bahwa pria yang dulu bersumpah akan mencintainya seumur hidup, ternyata sudah selingkuh sejak lama! Mereka tumbuh bersama sejak kecil, saling mencintai bertahun-tahun. Dhea bahkan pernah ditusuk di perut demi menyelamatkan Yordan. Akibatnya, dia bukan hanya kehilangan anak, tetapi juga tak bisa punya keturunan seumur hidup. Saat itu, Yordan berlutut di sampingnya dengan mata merah dan berkata, "Aku nggak butuh anak. Aku cuma butuh kamu seorang!" Suara bergetar Yordan yang sampai sekarang masih terngiang-ngiang di benak Dhea, kini hancur tak bersisa karena pemandangan di depan mata!
7.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai mengusap
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Pilihannya

Aku Bukan Pilihannya

Selama dua tahun setelah Nathan amnesia karena kecelakaan, demi menenangkan sahabat masa kecilnya, Selly, kami sudah bercerai sampai tujuh kali. Dan kedelapan kalinya, itu karena Selly hamil. “Lagipula kamu juga nggak bisa melahirkan. Setelah Selly melahirkan, kita baru menikah lagi. Kamu juga yang mengurus anak itu nantinya.” Saat menerima surat cerai, Nathan masih berjanji seolah tak terjadi apa-apa. Malam harinya, hanya karena Selly berkata bahwa melihatku saja sudah membuatnya mual, Nathan pun menyuruhku mengemas koper dan pindah sendirian ke rumah lain di tengah hujan deras. Bahkan saat aku hampir dilecehkan oleh sekelompok preman dan terluka, hingga masuk rumah sakit, dia pun tak peduli sama sekali. Hingga suatu hari, aku tak sengaja melihatnya menemani Selly kontrol kehamilan. Kulihat dia mengusap perut Selly dengan sikap acuh dan mencibir berkata, “Kalaupun dia tahu aku hanya pura-pura amnesia, emangnya kenapa? Dia juga nggak bisa lepas dariku sekarang. Cukup dihibur sedikit, dia bakal langsung patuh dan balik lagi!” Mendengar itu, aku dengan tenang menarik kembali pandanganku. Tepat saat itu, ponselku menerima pesan dari pria itu. [Jasmine, bagaimana hasil kontrol kehamilannya?]
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai mengusap
Baca
+Pustaka
Kakak Tiri Rasa Pacar

Kakak Tiri Rasa Pacar

Bayangkan bagaimana rasanya kalau ternyata Mommy kamu yang telah menjanda selama belasan tahun tiba-tiba menikahi duda yang merupakan pengusaha sukses dan memiliki seorang anak laki-laki tampan? Sialnya, sang kakak tiri tampan ini memiliki Love language pshycal touch. Tanpa segan menyentuh, mengusap kepala bahkan mengecup kening. Itu lah yang dirasakan Shayla saat Mommynya yang merupakan Pengacara menikahi kliennya sendiri dan membawa Shayla tinggal di rumah Papa tirinya. Selain harus bertemu setiap hari dengan cowok tampan yang memiliki kepribadian dingin dan misterius bernama Ryuga itu di rumah, ternyata Shayla juga satu kampus dengan kakak tirinya. Otomatis pulang dan pergi kuliah, Shayla akan bersama-sama dengan Ryuga yang kelakuannya selalu mampu membuat kinerja jantung Shayla menggila. Lalu apa jadinya bila Shayla dan Ryuga harus ditinggal selama satu minggu di rumah berdua saja karena kedua orang tua mereka memiliki urusan di Luar Negri? Mau tahu enggak modus Ryuga si cowok cool ini untuk menggoda adik tirinya? Dan apa saja usaha Shayla agar bisa menjaga hati dan hormon estrogennya yang sering tidak tahu diri karena mendamba sentuhan Ryuga?
1026.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai mengusap
Tampilkan Ulasan (7)
Baca
+Pustaka
Maranta Karoshi
smua cerita mu kan lead male nd femalenya selalu berakhir dgn skidipapap nih thor.. tp mslhnya 2 tokoh utama di kisah inikan abng adek tiri.. mrk bisa ttp bersatu kah dgn status mrk sperti itu ??? atau malah gak brjodoh (yah males bgt kalo kaya gini kisahnya)
Meilia
jujurly q suka sama bbrpa karya author kayak kisah mama rena sama papa Andra.... jadi q ngikutin sampe crita anak cucunya , cm makin kesini q agk kecewa sama female lead ny, karena dg mudah ny nyerahin mahkota ny cuma karena alasan male lead ny ganteng ..q tau ini fiksi, tp kyk g trima aja ..
Baca Semua Ulasan
Biar Suami dan Anakku Hidup Tanpa Penyesalan

Biar Suami dan Anakku Hidup Tanpa Penyesalan

Sahabat kecil suamiku mengidap penyakit parah. Demi agar dia bisa merasakan kehangatan keluarga dan tidak meninggalkan rasa penyesalan nantinya, suamiku memberikan kalungku kepadanya dan pergi bersamanya di hari ulang tahunku. Anakku bahkan diangkat jadi anak angkatnya. Dia bilang, “Dian, Lisa sudah mau meninggal, mengalah saja padanya.” Setiap kali aku meminta waktu dan perhatian mereka, anakku akan membantu ayahnya bicara. “Bu, bukankah ibu selalu mengajarkanku agar berjiwa besar? Tante Lisa sudah mau meninggal, kenapa Ibu terus mengganggunya?” Lama kelamaan, aku tidak lagi meminta apapun dari mereka. Suatu malam, aku mendengar pembicaraan putraku dengan ayahnya, “Tante Lisa sangat lembut dan anggun! Alangkah bagusnya jika Ibu bisa seperti dia!” Harris tertawa dan dengan lembut mengusap kepala putra kami. “Meski ibumu agak keras, tapi semua ini dilakukan demi kebaikanmu. Kalau kamu begitu menyukai Tante Lisa, biar dia menjadi Ibu angkatmu saja, oke?” Ternyata, anak yang kulahirkan dengan susah payah tidak menyukaiku. Aku menundukkan kepalaku, lalu diam-diam menutup pintu kamar dan berpura-pura tidak terjadi apa-apa. Karena mereka berdua tidak menyukaiku, jadi aku diam-diam pergi meninggalkan mereka.
8.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 324 kali sebagai mengusap
Baca
+Pustaka
Selamat Tinggal Janji Delapan Tahun

Selamat Tinggal Janji Delapan Tahun

Di pernikahan sahabatku, buket bunga itu sempat direbut oleh seorang gadis, tapi kemudian tak sengaja jatuh ke pelukanku. Sahabatku, Shofia Lahda, langsung memberiku selamat, "Andin, pengantin selanjutnya giliran kamu ya." Para tamu pun secara serempak menoleh ke arah pria yang sudah kupacari selama delapan tahun, CEO Grup Argam, Lukas Argam. Namun, dia justru mengambil paksa buket itu dari tanganku dengan tenang, lalu memberikannya begitu saja kepada gadis di sampingku yang juga sekretarisnya, Terry. "Tadi orang lain yang dapat duluan." Dia mengusap rambutku dengan suara yang begitu lembut, "Nurut ya, balikin dulu ke Terry Gisela, kita udah sepakat nunggu kesempatan berikutnya." Lampu sorot dan tatapan para tamu pun mengikuti arah bunga itu, berpindah sepenuhnya kepada Terry. Aku menatap ekspresi Terry yang tampak terkejut sekaligus malu-malu, lalu mengelus perutku sambil tersenyum pahit. Lukas tidak tahu, kali ini tidak akan ada kesempatan berikutnya. Janji delapan tahun sudah terpenuhi, tapi kami tetap tidak kunjung melangkah ke jenjang pernikahan. Aku sudah menyanggupi permintaan orang tuaku yang merupakan anggota keluarga kerajaan, minggu depan aku akan pergi meninggalkan tempat ini untuk kembali ke Eropa dan mewarisi bisnis keluarga.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai mengusap
Baca
+Pustaka
Gairah Suami Pengganti

Gairah Suami Pengganti

Sebastian mengusap peluh yang membasahi keningnya, ia seperti belum mempercayai kejadian yang baru saja terjadi. Laki-laki yang seharusnya menikah dengan Angela, wanita yang kini menjadi istrinya, meninggal dunia secara mendadak tepat sepuluh menit sebelum pernikahan dilangsungkan. Saat telinganya menangkap suara tangisan beberapa orang disekitarnya, pandangan matanya dipaksa menjejalkan kenyataan pahit yang harus ia terima. Ya, dia hanyalah solusi terdesak dari kekacauan yang telah Semesta lakukan. Janji memutar hidup Sebastian 180 derajat. Tiba-tiba dia harus menikahi Angela, kekasih dari adik sepupunya sendiri. Sialnya! Wanita mana pula yang akan berbahagia ketika calon suaminya meninggal secara tiba-tiba dan ia harus menikahi Kakak sepupunya? Terlebih lagi, Sebastian sadar, Angela sangat membencinya akibat kejadian masa lalu yang pernah Sebastian lakukan. Ketenangan dan jejak masa lalu yang dimunculkan Sebastian, membuat Angela mencurigai bahwa Sebastian adalah dalang di balik kematian Garvin yang begitu tiba-tiba. Sutuasi makin rumit saat Angela juga terseret dalam rencana pembunuhan oleh beberapa musuh yang tidak diketahui oleh dirinya. Dalam situasi tersebut, akankah Sebastian bisa membuat Angela mencintainya? Atau malah Angela yang akhirnya malah jatuh ke dalam pada pesona dingin seorang Sebastian?
9.822.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 584 kali sebagai mengusap
Baca
+Pustaka
Lembaran Baru Kisahku

Lembaran Baru Kisahku

Suamiku, seorang CEO, mengidap penyakit aneh. Hatinya memilihku, namun tubuhnya justru memilih seorang anak magang di kantornya. Karena itu, setiap bulan suamiku menghilang selama sepuluh hari, dia pergi menemui si anak magang untuk "berobat". “Vera, dokter bilang ketergantunganku pada Sinta itu bersifat fisiologis. Tubuhku yang memilihnya. Tapi orang yang paling kucintai di hatiku adalah kamu, dan akan selalu kamu,” kata suamiku. Untuk meyakinkanku, ia sumpah mati, bahkan rela mengambil daging dari tubuhnya sendiri demi membuktikan cintanya. Mataku memerah. Pada akhirnya, aku tetap melunak. Hingga suatu hari, di usia kehamilanku yang sudah tua, sebuah papan reklame yang diterjang angin kencang jatuh menimpaku. Aku pun keguguran. Aku menelepon suamiku berkali-kali, namun tak satu pun dijawab. Tak lama kemudian, aku justru melihat unggahan pamer dari akun sosial media anak magang itu. [Membuka identitas baru sebagai seorang ibu. Mulai sekarang, kami bertiga adalah keluarga kecil yang bahagia!] Di foto itu, suamiku menatapnya dengan lembut, telapak tangannya mengusap perut anak magang itu. Di tangannya yang lain, tergenggam hasil pemeriksaan kehamilan. Baru saat itu aku sadar, sejak dulu sampai sekarang, baik hati maupun tubuhnya, yang ia pilih bukanlah aku. Pada detik itu juga, aku mengerti bahwa pernikahan kami telah mencapai ujungnya ....
6.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai mengusap
Baca
+Pustaka
Andai Sinar itu Tak Pernah Ada

Andai Sinar itu Tak Pernah Ada

Hari orang tuaku bercerai, hujan turun deras. Ada dua surat perjanjian di atas meja. Satu untuk ikut bersama ayah yang gila judi dan berutang di wilayah Kota Tua. Satu lagi untuk ikut ibu yang menikah lagi dengan pengusaha kaya ke daerah pesisir. Di kehidupan sebelumnya, adikku menangis tersedu-sedu karena ingin ikut ibu, sementara aku diam-diam mengemas koper untuk mengikuti ayah. Kemudian, ayah berhenti berjudi dan menjadi orang kaya baru karena uang ganti rugi lahan. Dia benar-benar memanjakan aku. Sedangkan adikku justru diabaikan di rumah ayah tirinya dan dilarang keluar rumah, hingga akhirnya dia meninggal karena depresi. Saat mengulang waktu kembali, adikku tiba-tiba merebut rokok dari tangan ayah dan memeluknya erat-erat seolah tidak mau melepaskannya. "Kak, aku kasihan sama ayah. Kamu pergi aja ke sana buat hidup enak, biar aku yang kasih nasib baik ini buat kamu." Ayah terpana sejenak, lalu dengan perasaan lega mengusap kepala adikku. Aku tidak mengatakan apa pun, lalu mengambil tiket kendaraan ke daerah pesisir itu. Tapi, dia tidak tahu kalau di kehidupan sebelumnya ayah bisa berhenti berjudi. Itu karena aku yang menderita tumor otak ini rela bekerja sampai muntah darah demi melunasi utangnya. Pakai nyawaku sendiri baru bisa membuat dia bertobat.
5.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai mengusap
Baca
+Pustaka
Lepas dari Keluarga, Hilang di Laut

Lepas dari Keluarga, Hilang di Laut

Untuk ke-99 kalinya tunanganku, Javier, menutup teleponku. Aku menyeret diriku menuju gereja keluarga sambil menggenggam erat hasil diagnosis gagal ginjal stadium akhir di tanganku. "Pastor, aku ingin melepaskan diri dari Keluarga Pramudya dan membatalkan pertunanganku dengan Javier Laksmana." Belum sempat kata-kata itu benar-benar meninggalkan bibirku, orang tuaku tiba-tiba menerobos masuk bersama adik angkatku, Tasya. Ayahku, seorang penasihat mafia, tidak ragu sedikit pun. Dia menamparku keras, tepat di depan pastor. "Tunanganmu adalah seorang pewaris Mafia yang dihormati di dunia kita, dan kamu memilih untuk menghina dia!" "Kamu mencoreng nama keluarga kita di depan seluruh organisasi!" Ibuku merebut hasil diagnosis dari tanganku, lalu mencibir setelah sekilas melihatnya. "Berpura-pura sakit demi menarik perhatian lagi, ya? Apa yang kamu inginkan kali ini?" Adik angkatku, Tasya, berpegangan pada lengan kedua orang tua kami. Suaranya tersendat oleh tangis. "Aku minta maaf, Kak… Kakak boleh mengambil tempatku di gala. Tolong… jangan buat Ibu dan Ayah susah lagi!" Aku mengusap darah yang menetes dari hidungku, lalu dengan tenang mengulangi perkataanku kepada pastor, "Aku bukan lagi putri Keluarga Pramudya. Aku tidak layak menjalin pertunangan dengan Keluarga Laksmana." "Aku akan mati dalam tiga hari. Aku ingin pertunangan ini dibatalkan sebelum itu."
9.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 306 kali sebagai mengusap
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status