Dandelion, Wish, and Wind
Dia sengaja melangkah ke sana karena sedikit penasaran dengan klub apa saja yang ada di sekolah ini.
Menyusuri koridor yang disinari oleh sinar keemasan dari matahari sore, Izumi berjalan sendirian. Iris obsidiannya menatap satu persatu papan bertuliskan nama klub yang terpasang di atas pintunya. Basket, Voli, Sepak Bola, Baseball, Renang, Klub Sastra, Klub Drama, Seni Rupa, Paduan Suara, dan terakhir langkah Izumi berhenti di depan pintu bercat coklat yang mempunyai tulisan ‘Klub Kerajinan Tangan’ di atas pintunya. Melalui jendela kaca kecil yang dipasang di samping pintu, Izumi mengintip sekilas ke dalam. Ruangan itu terlihat sepi, mungkin karena kegiatan klubnya sedang libur atau apa Izum
Capítulos em Alta