CEO Tampan Itu Ayah Putraku
Mikael melempar sebuah senyum aneh, "Oh, jangan salah paham, Nona. Saya hanya ingin meminta pendapat Nona saja."
"Pendapat apa maksud Anda, Sir?" Ananta masih mencoba tenang meskipun dalam hati dia cukup was-was.
Mikael pun berujar lagi, "Pendapat klub malam yang paling bagus di kota ini."
Ananta pun tersenyum, "Di sini hanya ada satu klub malam, Sir."
Mikael mengoreksi, "Oh, mungkin ditambah dengan klub malam yang ada di kota sebelah."
Hot Chapters