Menantu Miskin Itu Ternyata Sultan
"Kamu jangan main-main denganku, Tuan. Berani kamu kurang ajar, aku akan menghajarmu disini! Aku tidak akan memandangmu lagi! Tidak peduli kamu siapa!"
"Maafkan aku, Tuan Azam. Tolonglah. Aku hanya ingin memastikan apakah gadis ini adikku."
"Adik?" Azam dan Arumi saling menoleh.
"Adikku satu-satunya hilang sekitar 23 tahun yang lalu dalam kecelakaan mobil yang menimpa orang tuaku. Pada saat itu, adikku masih berusia beberapa bulan. Jika dia ikut meninggal di tempat kejadian, Kami tidak bisa menemukannya jasadnya." ucap Al', membuat Azam dan Arumi kembali saling melempar pandangan lagi.