Janda Muda (Indonesia)
"Aku yang salah. Seharusnya aku bisa mengontrol diri. Terima kasih Nga. Terima kasih karena telah menjadikanku lelaki yang sempurna!"
"Untung saja janinnya tidak apa-apa. Kalau tidak, aku tak akan bisa berhenti menyalahkan diriku sendiri," isak Kenanga makin keras dan tubuhnya gemetar. Dia sama sekali tak menyangka bahwa di dalam perutnya ada janin berusia tiga Minggu yang bersemayam. Kenanga sama sekali tidak mengalami tanda-tanda hamil. Tidak muntah, tidak ngidam, tidak pula merasakan tubuh yang tidak nyaman. Semuanya normal kecuali satu hal. Belakangan ini dia seringkali bermimpi tentang Maga, bahkan dia juga sering melihat Maga berlarian di lantai bawah padahal dia sedang tidak tidur. Mu