Putriku, Delia
Gegas memuntahkan isi perut.
Mulutku berlumur darah, ya, itu pasti darah. Kalau bukan, kenapa baunya seamis ini?! Perutku macam diaduk, mual luar biasa. Apalagi bau amisnya menusuk ke hidung, bahkan rasanya masih tertinggal di tenggorokan, tidak peduli seberapa banyak aku berkumur dengan air keran hingga menelannya.
"Mas?! Kamu kenapa?!"
인기 회차