Tergoda! Mantanku Om-Om
Wajah bantal dan bekas kain bantal di pipinya menandakan seberapa Raniya berteman dengan benda-benda di kasur itu.
“Aku ini sebenarnya kenapa? Kena sindrom pengen hamil, hah?” Raniya mendecakkan lidah, pasalnya dia pernah membaca ada kasus seperti itu saking kepikiran dan inginnya hamil, tubuhnya terus memberikan respon sesuai isi pikiran, padahal hasilnya belum pasti seolah membuat keyakinan sendiri yang nanti kecewa berlebih. “Yaudah, kalau hamil ya yang nggak repot, terus kalau nggak hamil ya jangan repot loh ya!” katanya bermonolog sendiri, melirik perutnya itu.
Raniya tidak merasakan apa pun, dia sempat mengusap dan menekan sedikit perut bawahnya, tidak keras atau apa, justru dia mulai
Bab Populer