My Game Boyfriend
Bab 73
Pagi itu, langit berwarna biru cerah bersih tanpa gumpalan awan sedikit pun. Udara pagi yang sejuk menyelinap masuk lewat celah kaca jendela mobil saat Arthur menyetir dengan tenang, sementara Melati duduk di kursi penumpang sampingnya. Suasana di dalam mobil terasa nyaman, jauh lebih akrab dibandingkan hari-hari sebelumnya. Tidak ada ketegangan, tidak ada kebisuan yang menyakitkan. Sesekali mereka beradu pandang, lalu saling melempar senyum tipis—senyum yang perlahan mulai terasa tulus dan hangat.