Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MADU HITAM

MADU HITAM

jawab Cindy, gelagapan. Elbarac tersenyum tipis. "Kali ini delapan ratus juta semalam, bagaimana?" tanya pria jangkung itu. Nominal itu begitu menggiurkan, uang sebanyak itu bisa didapatkannya dalam semalam. "Bagaimana, apa Anda tertarik? Kesempatan tidak datang dua kali! Jika kerjamu bagus, nanti ada bonus tambahan." Tanpa berpikir panjang, Cindy langsung menganggukkan kepala.
784 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai much
Baca
+Pustaka
Desahan di Kamar Adikku

Desahan di Kamar Adikku

"Mbaaak!" #jangan lupa like dan komen
17.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 410 kali sebagai much
Baca
+Pustaka
Unexpected

Unexpected

Ia mengambil gelasnya yang sudah diisi jus jeruk oleh Helena. “Mayra pasti senang sekali, mengingat tahu merupakan bahan makanan kesukaannya,” beri tahu Helena. “Kapan-kapan ajari aku membuatnya ya, Dee,” pintanya. Biasanya Helena langsung membeli nugget frozen di supermarket, mengingat ia tidak mempunyai banyak waktu untuk membuatnya sendiri.
9.838.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 951 kali sebagai much
Baca
+Pustaka
Mandul

Mandul

tanya Riri dengan frustasi. "Tidak bisa. Lihat di notanya." Riri segera mencari nota itu. Dibawah nominal yang harus dibayar tertera sebuah tulisan. Barang yang telah dibeli tidak dapat dikembalikan. Astaga! Riri semakin frustasi. Tidak pernah seumur hidupnya ia mempunyai perhiasan sebegitu mahalnya. Selama bersama Ayus, iapun hanya mampu menabung kurang lebih 50 juta di tabungan. Sedangkan uang cash, ia hanya memegang seperlunya saja.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai much
Baca
+Pustaka
MINE

MINE

"Kayanya aku udah dapet yang cocok deh." "Siapa?" tanya Andre penasaran. "Kevin Markzando." "Pft! Gila!" Andre tertawa keras, tidak percaya dengan apa yang Ana ucapkan. "Kenapa?" Ana menatap Andre tidak suka. "Dia itu pengusaha hebat! Mana mau di wawancarai sama wartawan jadi-jadian macam kita." "Berani taruhan?" Tantang Ana. "Berani lah! Kalo mimpi jangan tinggi-tinggi, Na. Orang kamu pendek gitu?"
1034.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 764 kali sebagai much
Baca
+Pustaka
Dia

Dia

Lea yang melihat Argan mulai memakai helm dan menaiki motor besarnya akhirnya meraih semua kantung belanjaan dan berjalan mendekati laki-laki itu. "Ini taruh di mana?" tanya Lea begitu melihat jok penumpang yang sangat kecil dan pastinya akan sulit membawa kantung-kantung ini bersamanya. Lea mengusap pelan rambutnya yang terkena rintikan gerimis dengan lengan atas.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai much
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status