Nafkah yang Keliru
“Itu buktinya setiap pagi kamu sering mual. ‘Kan bisa aja itu kamu lagi naik bibit unggulnya.”
“Apa lagi bibit unggul, enggak ada Bahasa lain apa.”
“Ada.”
“Apa?”
“Bahasa cinta, nanti kalau kita punya anak kita kasih namanya hasil dari gabungan nama kita ya, sebentar! Mu untuk Musa, So untuk Sofia. Disingkat Muso.”
“Sekalian aja Sumo, Kang.”
“Haha, ya jangan Sumo juga Sayang!”
“Astaghfirrullah, aku baru tahu Akang kok jadi begini.”