Adik Ipar Malang
"Aku tahu kamu belum mencintaiku. Tak apa, biar berjalan seiring waktu. Aku akan berusaha membuat kamu cinta padaku."
"Bukan itu, Kak!" Aku berkata sedikit kencang. "Bukan itu. Aku ini kotor, aku nggak sempurna, aku merasa nggak pantas. Banyak perempuan di luar sana yang lebih pantas dan bisa membahagiakan Kakak." Aku menurunkan suaraku, memandangnya dengan mata yang mulai mengembun.