Miracle You
Aku mematikan ponselku, dan setelah sekali lagi mengecek halaman depan lewat jendela dan memastikan Adrian belum juga muncul, akhirnya aku berlalu masuk kamar mandi.
Sebenarnya aku tidak begitu menyukai pesta. Suara yang berisik, bau rokok, bergelas-gelas alcohol dan orang-orang mabuk bagiku bukan sebuah hal yang indah dan pantas dinikmati. Apa hebatnya membuat diri sendiri pusing, lalu kehilangan setengah dari kesadaran lantas berjoget-joget sendiri dan melakukan sesuatu di luar nalar? Aku lebih suka berdiam diri di kamar, membaca novel atau menyanyi. Aku malu mengakui, tapi suaraku cukup bagus didengarkan. Buktinya Adrian menyukai suaraku.
Bab Populer