Tokyo Love Letter - Hibiki
Sakura menahan senyum… menganggguk pelan… air matanya mengalir tipis tanpa bisa dicegah.
Heri yang refleks mengambil tisu, membuat Sakura tertawa kecil sambil mengangguk.
“Terima kasih…” ucapnya pelan, namun penuh rasa. Malam itu, tanpa perlu kata cinta, dua hati saling mengerti.
Bukan dengan janji, tapi dengan niat untuk saling mengenal lebih dalam.
Di antara kilau kota yang bercahaya, keduanya duduk berdampingan, diselimuti oleh keajaiban, impian, dan harapan yang menyelimuti Tokyo.
인기 회차