Keperkasaan Tukang Kebon
Waterverrikekasih sabda perkasakepergokcerita mertua perkasakopi pria perkasa
Jarum jam dinding berdetak pelan, dan di antara dua detik itu, Irwan kembali memalingkan pandangannya dari garis leher kaus Ratih ke lampu langit-langit—mendisiplinkan dirinya, menyimpan sesuatu yang baru tumbuh di balik sikap formalnya.
Irwan memiringkan kepala, seolah teringat sesuatu. "Saya sering lihat Dani betah di ruang tamu, bolak-balik majalah mainan. Ada robot yang dia tatap lama-lama... Robotron, atau apa namanya..."
"RoboForce," koreksi Ratih lemah. "Dia suka banget. Di sekolah, temennya ada yang punya, jadi dia sering cerita. Tapi mahal, Pak. Satu set hampir sejuta."