The Lord of The Criminal
Sebastian tertawa canggung karena candaan garing Peter, “Habisnya, walaupun aku seorang dokter. Tapi kamu lebih ahli soal forensik. Dibilang partner pun ... aku Cuma teman bicara dan juga patungan sewa rumah. Terkadang enggak membantu kamu ketika kamu banyak pikiran yang kusut.”
Wajah Peter tiba-tiba terlihat sendu, “Hei, mana mungkin begitu.” Peter tersenyum kecut, “Aku ini selalu sendirian. Bahkan kakakku selalu merasa khawatir kalau aku tidak akan menemukan teman ataupun istri. Dan ketika memecahkan kasus bersamamu itu, rasanya lebih menyenangkan daripada seorang diri. Aku merasa senang, partnerku dalam berbagi kesenangan memecahkan kasus adalah kamu. Makanya, rasanya sepi kalau kamu perg
Bab Populer