Terjerat Gairah Pembantu Cantik
Ia tahu, bagi seorang ibu, melepas anak satu-satunya untuk menikah pasti bukan hal yang mudah.
"Mama," panggil Nilam lagi, suaranya sedikit bergetar. "Aku gak mau Mama ngerasa sendirian." Matanya mulai berkaca-kaca. "Aku gak mau Mama sedih..."
Bu Mala tersenyum lembut, lalu mengusap pipi putrinya. "Nilam sayang, Mama gak sedih karena kamu menikah. Mama sedih karena kamu akhirnya benar-benar dewasa. Rasanya baru kemarin Mama masih menyuapi kamu makan, nemenin kamu tidur, sekarang..."