NODA
Akhirnya dia mengalah dan memilih duduk di sofa sedangkan aku terus mencoba menenangkan Nizam.
Sudah hampir satu jam aku berdiri, menggendong, menimang, mengusap punggung, menepuk kaki. Semua, tapi Nizam tak kunjung memejamkan mata, padahal waktu sudah hampir setengah sebelas.
Kulirik sofa sebelah, terlihat dia sibuk dengan ponsel, seperti sedang melakukan chat dengan seseorang. Renata. Pasti dia sedang melakukannya dengan Renata.