Malam Terlarang Bersama Paman
kata Nada bermonolog dengan dirinya sendiri.
Akan tetapi, Nada langsung menggeleng, “Ah, tapi rasanya percuma. Nenek saja tidak dia dengar, apalagi aku?”
Nada melirik pada jam digital yang tertera pada dashboard mobil. Seketika pupilnya membulat, melihat deretan angka yang nampak di sana.
“Astaga, Deven!” Nada langsung ingat pada anaknya, dia merogoh tas. Namun, harus berakhir dengan kekecewaan, “baterai ponselku habis dan sialnya lagi tidak bawa kabel isi dayanya.”