Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Serenade Cinta Dibawah Bintang

Serenade Cinta Dibawah Bintang

“Yuk, kita rekam satu lagu.” Luna mengambil gitar. “Judulnya?” Adrian berpikir sebentar, lalu menjawab, “‘Nada yang Menyatukan’. Versi kedua.” Dan lagu itu pun mengalun. Bukan sebagai akhir, tapi sebagai awalan baru yang menjanjikan begitu banyak kemungkinan.
101.5K viewsCompletedAdded to Library 49 Times as nadir lirik
Read
+Library
Kencan Buta Setelah Pulang Kampung

Kencan Buta Setelah Pulang Kampung

“Kamu malah jual lagumu kepada orang lain!” Saat Daniel memelototiku dengan gusar, aku pun membalas dengan tenang, “Aku cuma kasih barang yang nggak kamu inginkan kepada orang lain.” “Hebat, Nadya! Kamu hebat sekali!” Daniel benar-benar murka. “Niel,” panggil Yuna dengan ringan. “Itu cuma sebuah lagu saja. Mungkin Nadya marah karena masalah lagu utama, makanya dia berbuat begini.”
5.5K viewsCompletedAdded to Library 138 Times as nadir lirik
Read
+Library
Cinta Telah Padam, Jalan Kita Berpisah

Cinta Telah Padam, Jalan Kita Berpisah

Tapi di tengah jalan, aku melihat Irfan sedang bersama Citra. Ekspresi dan tatapan Irfan begitu lembut. Aku belum pernah melihat dia dengan wajah begitu lemah lembut. Aku tertegun melihat mereka berdua, lalu menunduk melihat pakaian kerjaku yang kotor. Rasa rendah diri menyelimuti hatiku. Seorang rekan kerja yang juga sedang menjemput anaknya ikut melihat mereka, dan berkata.
5.4K viewsCompletedAdded to Library 199 Times as nadir lirik
Read
+Library
Suamiku Duda Bisu

Suamiku Duda Bisu

“Dia juga merasa kehilangan dirimu, perlahan.” Liora menatap album itu dengan tangan gemetar. “Kamulah alasan dia bisa bangkit,” lanjut Niro. “Dan sekarang, melihatmu seperti ini, Kairan bukan cuma sedih, dia menyalahkan dirinya sendiri. Jauh lebih keras dari caramu menyalahkan dirimu sendiri.” Liora tercekat. Benarkah begitu? BERSAMBUNG ***
103.0K viewsCompletedAdded to Library 92 Times as nadir lirik
Read
+Library
Kutukan Cinta

Kutukan Cinta

Kekacauan hidup yang sempat tertata harus kembali menghadapi dilema rasa. "Please Nad, tidur. Gak usah mikirin Ega terus." Nadia berdialog dengan dirinya sendiri dalam gelap. Tubuhnya sudah tertutup selimut untuk menghalau dinginnya suhu ruangan kamar yang ber AC itu. Beberapa kali dia menarik selimut untuk menutupi kepalanya kemudian dibuka kembali. Gemas dengan kisah hidup yang harus ia jalani ini. -----
1.3K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as nadir lirik
Read
+Library
Ternyata Dosen Killer Itu Suamiku

Ternyata Dosen Killer Itu Suamiku

] [Oke-oke, buat malam ini gue biarin kalian ributin calon suami gue, lima menit lagi gue gak izinin, ya. [Pada narsis Lo pada.] [Ah berisik, jelas-jelas Pak An itu tergila-gila sama gue. ] [Ngimpi!] [Ngarep!] [Sarap!] "Gila, apa cuma gue yang gak ikut heboh?" tanya Nadira. "Bener banget. Kayaknya akhir-akhir ini Lo bener-bener sakit. Padahal dulu tiap para senior lewat pun Lo heboh gak ketulungan."
99.7K viewsCompletedAdded to Library 233 Times as nadir lirik
Read
+Library
Kau Curi Istriku Kunikahi Mantanmu

Kau Curi Istriku Kunikahi Mantanmu

Setelah ketiga lelaki siap, Aline mulai menggesek biolanya dan memainkan lagu Rab Ne Bana Di Jodi dengan mode cepat. Nandira melantunkan lirik lagu itu sambil membaca teks lagu dari layar ponselnya. Avreen, Irshava, Edelweiss dan Cyra meliuk-liukkan tubuh mereka sesuai dengan gerakan yang telah mereka latih sejak minggu lalu.
102.8K viewsCompletedAdded to Library 69 Times as nadir lirik
Read
+Library
Menari Bersama Hujan

Menari Bersama Hujan

Dadanya terasa sesak, seakan ada sesuatu yang menghimpitnya dari dalam. Matanya terbuka, dan pantulan di cermin bukanlah seorang penari yang bangkit dari keterpurukan, melainkan seorang gadis yang masih terjebak dalam masa lalu. Ia menundukkan kepala, berusaha menahan air mata yang kini menggenang di pelupuk matanya. Pintu studio terbuka dengan perlahan. Langkah kaki yang ringan terdengar memasuki ruangan, diikuti oleh suara dentingan kecil dari tuts piano.
696 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as nadir lirik
Read
+Library
Kehidupan Kedua

Kehidupan Kedua

Seakan menjanjikannya tempat aman di sisi sang pemuda. Di kehidupan sebelumnya, maupun di kehidupan sekarang, yang ada di hadapannya. "Langitnya gelap. Biasanya ada bintang, meski tidak banyak. Tapi semuanya lenyap malam ini." Narendra berkata lirih. Masih memusatkan mata sekelam malamnya pada hamparan kelam di atas sana. "Kamu nggak bertanya, kenapa aku menangis seperti orang gila tadi, Naren?" tanya Nadisa pelan.
1013.9K viewsOngoingAdded to Library 488 Times as nadir lirik
Read
+Library
Selamat Malam Duniaku

Selamat Malam Duniaku

Ferdian melotot kearah Mira. "Aa-anu, saya___aah," Mira terperanjat saat aliran itu sudah mengalir begitu saja di bawah sana, hingga mulai membentuk genangan. "Astaga!" Ferdian memekik."Menjijikkan!" Serunya. "Ma_af ," wajah Mira merah padam karena malu. "Lekaslah bersihkan!" Teriaknya. Mira berjalan berjingkat-jingkat karena takut air seni itu menyebar kemana-mana. Masuklah ia ke dalam kamar mandi.Mira mengguyur tubuhnya pada shower air hangat.
3.4K viewsOn holdAdded to Library 115 Times as nadir lirik
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status