Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bos Galak, I Love U

Bos Galak, I Love U

Ada lagu lama, lagu pop, bahkan lagu yang membuat mereka tertawa karena salah nada. Entah kapan, mereka mulai bernyanyi selaras. Dua suara yang berbeda, tapi saling mengisi. Nizam memperhatikan Inara diam-diam. Cara gadis itu tersenyum ketika berhasil mencapai nada tinggi. Cara ia memejamkan mata ketika larut dalam lirik. Sederhana, tapi hidup. Setelah puas, Nizam mengganti youtube. “Kamu mau nonton?” tawarnya.
10944 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai nadir lirik
Baca
+Pustaka
Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Mereka tertawa kecil saat memilih: Delapan Belokan di Jalan Cihampelas. Lagu yang sudah dianggap legenda karena nadanya yang penuh tantangan. Nadira mengambil mikrofon, menarik napas panjang seperti penyanyi profesional yang akan memulai konser. Ia memejamkan mata, dan mulai melantunkan bait pertama. “Oooh... turunan anak gunung...” Dari dapur, Dipa yang sedang mengaduk saus karamel langsung menghentikan gerakannya. Suara Nadira terdengar seperti sirene kapal pecah yang ditarik terlalu kencang.
1023.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 813 kali sebagai nadir lirik
Baca
+Pustaka
Istri Galak Pak Dosen

Istri Galak Pak Dosen

Bisa dikatakan, Sanjaya berada di langit ke tujuh, sedangkan Andi masih memijak tanah. Saat Nathan berlalu, barulah Nadira mengingat sosok pria gembil yang tadi pagi berpapasan dengannya. “Jadi dia orangnya. Astaga ... andai dia tahu kalau aku anaknya Papa pasti dia nggak bisa berkutik!” Kini Nadira mendesah sendu, “Padahal saat aku di atas, aku nggak pernah merendahkan siapapun. Tapi kenapa sekarang saat aku di bawah, banyak orang merendahkanku ....”
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai nadir lirik
Baca
+Pustaka
Noda Dalam Luka

Noda Dalam Luka

Dalam hatiku kamu ialah satu-satunya istriku, surga dalam hidupku yang pernah ada, selamat tinggal Lisnaku sayang. Dari: Mas Rudi. Tetes air mataku jatuh membasahi pipiku, selama aku membaca surat pemberian Mas Rudi. entah mengapa aku merasa sedih dan pilu, bukan kebahagiaan yang aku rasakan. *********** Sepanjang malam tidurku pun tidak nyenyak perasaan gelisah dan tidak tenang, saat memikirkan arti dari kata-kata dalam surat itu.
108.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai nadir lirik
Baca
+Pustaka
Jalan Takdir Nadhira

Jalan Takdir Nadhira

Pinta Arya dengan sopan. “Maafin Nadhira, Ma,” ucapan lirihnya mengiringi langkah gontai Nadhira keluar kamar. “Mungkin ada baiknya jika aku tidak ada di dunia ini,” bisik Nadhira.***
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai nadir lirik
Baca
+Pustaka
Perselingkuhan Yang Manis

Perselingkuhan Yang Manis

I'll do my crying in the rain If I wait for cloudy skies You won't know the rain from the tears in my eyes You'll never know that I still love you *** "Ngeliat apa, Kay?" tanya Nadin untuk meyakinkan diri kalau mereka sedang memperhatikan objek yang sama. "Itu Radit, Nad," gumam Kayla pelan. Suaranya terkalahkan irama hujan. "Mana?" tanya Nadin penasaran sekaligus heran.
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 534 kali sebagai nadir lirik
Baca
+Pustaka
Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa

Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa

“Kamu janji kan… kita bakal jalan bareng terus…” Senyumnya muncul, rapuh, lalu runtuh begitu saja. “Jangan ingkar…” Air matanya kembali jatuh. Ia mendekat, menyandarkan dahinya pada kening Nadira, sangat dekat, hangat, penuh harap yang nyaris putus. “Kalau kamu dengar aku…” bisiknya sangat pelan, “buka mata kamu…” Genggamannya menguat.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai nadir lirik
Baca
+Pustaka
Takdir Di Bawah Langit Naga

Takdir Di Bawah Langit Naga

Tadkir di Bawah Langit Naga masih tetap berlanjut. Note: Dukung author dengan meninggalkan komen. Thanks guys
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai nadir lirik
Baca
+Pustaka
Angin Danau Ladi Membawa Kepergianku

Angin Danau Ladi Membawa Kepergianku

Pada hari ulang tahunku yang ke-20, seperti biasa aku berteriak ke arah ruang tamu, “Kak Peter, Kak John, Calvin, hari ini aku sudah berusia dua puluh tahun.” “Kalian pernah bilang akan menemaniku merayakan setiap ulang tahunku.” Namun, yang menjawabku tetaplah keheningan. Di atas sofa, duduk tiga boneka kecil. Kak Peter, Kak John dan juga Calvin, teman masa kecilku. Mereka membuka mata, seperti di setiap malam yang telah berlalu, menemaniku dalam diam. Barulah aku teringat. Mereka sudah tidak menginginkanku lagi. Saat berusia sepuluh tahun, aku didiagnosis mengidap penyakit ginjal. Kak Peter membawa pulang Bella dari panti asuhan. Katanya, dia adalah adik yang cocok menjadi donor ginjalku d
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai nadir lirik
Baca
+Pustaka
Ranjang Panas Sang Arjuna

Ranjang Panas Sang Arjuna

pinta Langit. "Aku tidak mau berhubungan lagi denganmu, kamu pikir karena siapa aku jadi kehilangan perasaanku ditangan lelaki asing? Kamu pikir aku menderita karena siapa enam tahun ini?" tanya Nadia. "Maaf," ucap Langir singkat.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai nadir lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status