Tersesat
suara Najwa lirih, tapi jelas dia memohon kepada Nya, ada nada keputus asa di sana.
"Ah kamu ini, belum perang disuruh nyerah, siapa tahu ini bakal jadi jalan supaya aku bisa hidup enak di masa depan. Tidak di sini atau di indo kalau memang jalan hidupku harus sengsara yang tetap sengsara. Kan sama-sama berada di bumi milikTuhan," panjang lebar Nay menjawab pertanyaan Najwa.
Najwa menghela nafas berat, "ya sudah, jika memang tekadmu sudah bulat, aku cuma bisa ngawal dari belakang."
Chapitres populaires