CHAT NAKAL ISTRIKU
"Oh berarti benar kau tinggal sendiri apa kau tidak takut jika ada penjahat yang masuk ke rumahmu ini?"
"Ya, penjahat itu adalah dirimu!" Hana membuang pandangan ke arah lain.
"Wow," Fadil tertawa sinis.
"Ada apa kau kemari? Pergilah," ujar Hana.
"Kau mengusirku," Fadil menatapnya tidak suka.
Fadil menyentuh lengan Hana.
"Lepaskan jangan sentuh aku," ucap Hana.
"Tidak akan aku lepaskan," balas Fadil, tangannya mencengkram dengan kuat.