Godaan Mama Muda
Jalanan malam ini cukup ramai, banyak kendaraan yang melintas, membuatku harus ekstra hati-hati.
"Namanya juga usaha, demi masa depan," gumamku sambil menarik napas panjang.
Setelah hampir lima belas menit mengikuti petunjuk, akhirnya aku berhenti di depan sebuah tempat dengan papan nama yang cukup mencolok.
"Cafe Cimadun," ulangku pelan sambil mengerutkan dahi. "Aneh amat namanya."
Dari dulu aku tidak pernah mendengar ada cafe dengan nama seperti itu. Apalagi lokasinya agak tersembunyi, bukan di pinggir jalan besar.