Bima, salah satu Pandawa yang terkenal dengan kekuatan fisiknya, memiliki beberapa nama lain yang mencerminkan kepribadian dan kisah hidupnya. Dalam 'Mahabharata', ia sering disebut Werkodara, yang berarti 'perut serigala', menggambarkan nafsu makannya yang legendaris. Nama lain seperti Bayusuta merujuk pada latar belakang kelahirannya sebagai putra Dewa Bayu. Ada juga julukan seperti Bratasena, yang digunakan dalam beberapa versi cerita Jawa, menunjukkan kekuatannya yang luar biasa.
Selain itu, Bima juga dikenal sebagai Dandunwacana, terkait dengan kemampuannya berbicara tegas dan tanpa tedeng aling-aling. Dalam pewayangan Jawa, ia sering dipanggil Bima atau Werkandhani, tergantung konteks ceritanya. Setiap nama ini bukan sekadar label, tetapi punya makna mendalam tentang karakter dan perannya dalam epos besar ini.