Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Maaf Mas, Aku Tega!

Maaf Mas, Aku Tega!

dia mengatur nafas yang tersengal karena mengejarkan. "Bisa pak." "Mari duduk di sana,Mbak," ucapnya sambil menunjuk kursi yang di dekat pendaftaran yang mulai sepi. aku mengekor di belakangnya. "Kenalkan nama saya Yusuf, ayah dari putri yang tidak sengaja bertabrakan dengan mbak,tempo hari," ucapnya sambil mengulurkan tangan. "Anita," jawabku sambil bersalaman.
1021.3K viewsCompletedAdded to Library 640 Times as nanang qosim yusuf
Read
+Library
Teman Tempur Di Ranjang Mayor

Teman Tempur Di Ranjang Mayor

tanya Lettu Faris karena melihat ekpresi Nayla yang biasa saja terkesan cuek. Nayla melipat kedua tangannya di dada, menatap tajam kearah Faris. “kenapa aku harus penasaran soal ini, penasaran dengan kebohongan yang membuat hidupku hancur” ketus Nayla. “Ya, saya maklum kamu seperti ini. Tapi yang perlu kamu tahu Yusuf tidak ingin kamu sedih melihat kondisinya sekarang, wa..waktu dia di vonis tidak akan sembuh. Dia..dia dinyatakan lumpuh tak bisa bergerak sama sekali, dia sangat mencintaimu Nay. Dia nggak mau kau hidup menderita dengannya, makanya dia menyuruhku berbohong” jelas Faris, matanya berkca-kaca mengingat kondisi Yusuf waktu itu”
1.4K viewsCompletedAdded to Library 44 Times as nanang qosim yusuf
Read
+Library
Pengantin Kedua Janardana

Pengantin Kedua Janardana

Grup Power Rangers Putih dan Biru Nanang : Bagosss! Tikung aja terus! Farraz : Why, oh, why? Yusuf : Kemaren, dilewatin Bilal. Sekarang, Fazwan. Dimas : Aku nggak bisa berkiti-kiti. Jauhari : Aku pasrah ajalah. Robi : Terima nasib dilangkahi junior. Kimora : Kang @Fazwan mau nikah, ya?
8.58.9K viewsCompletedAdded to Library 205 Times as nanang qosim yusuf
Read
+Library
Jerat Casanova Insaf

Jerat Casanova Insaf

Agus masuk tanpa tahu jika di dalam ruangannya sedang ada sepasang kekasih yang baru saja berdamai. "Ya ampun, sorry ... sorry, saya kira nggak ada orang." Agus memalingkan wajahnya sementara Gendis merasa tak enak pada atasannya itu. "Biasa aja, Gus. Saya bantuin Gendis, sudah selesai kok ... kami sedang menunguu—" Seorang pesuruh kantor datang membawakan pesanan mereka. "Permisi, nasi Padang dan jus nya, Pak. Tadi saya di minta untuk mengantarkan makanan oleh sekuriti di bawah," kata lelaki bertubuh kurus itu.
1059.8K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as nanang qosim yusuf
Show Reviews (36)
Read
+Library
Anies
TAMAT dan akhrinya sampai juga di penghujung cerita manis ini, terima kasih kak chida sayang.. sakti gendis akhirnya happy ending juga, cerita yang luar biasa dari author kesayangan. terima kasih sekali lagi, sukses selalu kak chida di tunggu karya² berikutnya
Ayu Claa
Happy ending.... Akhir cerita yang manis, semanis nama pemeran utama wanitanya Gendis.hehe... Makasih kak Chida sudah menghibur kita dengan kisah² manisnya Gendis dan Sakti, sukses dan sehat selalu, di tunggu karya selanjutnya. Emuuuuuuaaach.... peluk cium dari Kadiri kota tahu?!!hihi,
Read All Reviews
Terjerat Daun Muda

Terjerat Daun Muda

usulnya. "Boleh," sahut Yusuf. "Aku setuju," imbuh Qadry. "Aku juga," timpal Chairil. "Aku pun," balas Nanang. "Pikirkan nama kalian. Nanti diumumkan di grup," tukas Hisyam. "Bentar, aku kasih tahu orang-orang di caravan dua," sela Qadry sembari mengetikkan pesan pada ponsel dan mengirimkannya ke Fawwaz.
102.9K viewsCompletedAdded to Library 80 Times as nanang qosim yusuf
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status