Dua Tuan Tampan
Pria itu, dengan aura kekuasaan yang terasa membebani, tampak tenggelam dalam ponselnya, berbicara dengan nada tegas dan tak terbantahkan.
Bruk!
Tabrakan tak terhindarkan. Raina, yang tubuhnya tak sekuat pria itu, terhuyung, nyaris terjatuh. Tas nya terlepas dari genggaman, dan isinya tumpah ruah ke trotoar. Puluhan lembar sketsa, pensil warna, buku sketsa, dan dompet kecilnya berserakan di aspal yang kasar. Ia tersentak, keterkejutannya bercampur dengan rasa malu.
Capítulos Populares