Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PEMBALASAN MANTU KAMPUNGAN

PEMBALASAN MANTU KAMPUNGAN

Laki-laki itu berbisik pada temannya. Laki-laki yang satu itu pun melirik ke arah truk sesaat, dan kemudian mengalihkan kembali perhatiannya pada Yusuf. Dia pun ragu Yusuf datang dari luar, karena saat ini pun Yusuf masih mengenakan baju yang biasa dipakai untuk ke ladang. “Dari mana kau?” tanya salah seorang dari mereka dengan nada tak bersahabat. “Aku dari daerah panorama, Nagari Simpang Tanjuang Nan Ampek,” jelas Yusuf.
7.513.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 499 Beses bilang nanang qosim yusuf
Read
+Library
Suamiku Bos Galak

Suamiku Bos Galak

Jiwa mafia Jacky Yazaki muncul seketika saat ada orang lain yang menghina dan menganggap rendah darah dagingnya. Jacky berjongkok di samping Fernandes yang napasnya tersengal-sengal. Lalu, ia berkata, "Aku enggak akan ngebiarin orang yang mengatakan anakku pembawa sial tetap hidup. Dooorr! Dooorr!"
105.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 121 Beses bilang nanang qosim yusuf
Read
+Library
DIKIRA ANAK HARAM, TERNYATA ANAK SULTAN

DIKIRA ANAK HARAM, TERNYATA ANAK SULTAN

aku langsung duduk dibelakang jok motor metiknya. "Baik, Non." "Nggak usah panggil, Non. Panggil nama saja. Ngga enak dipasar manggil Non." "I-iya, Non. Eh... Syah. Maaf kayanya masih canggung." Aku hanya tersenyum, entah kenapa beberapa hari di sini membuat aku nyaman, terlebih pada sosok Yusuf. Dia terlihat giat bekerja, rendah hati dan yang paling penting dia rajin ibadah.
106.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 160 Beses bilang nanang qosim yusuf
Read
+Library
Mafia Bucin Vs Wanita Penggila Uang

Mafia Bucin Vs Wanita Penggila Uang

Baginya Yusuf adalah salah satu orang yang paling ia percaya. “Lama sekali kita tidak bertemu Suf. Meskipun begitu, aku tetap memantaumu. Kamu juga sudah berhasil menjalankan bisnis Jasa Kick dengan baik. Tapi sebagai orang kepercayaanku, aku punya perintah,” ucap Big Bos sambil memainkan pistol di tangannya. Ia berjalan santai, namun tidak dengan ketiga tamunya. Lidia, Vino, dan Yusuf saling mengedarkan tatapan waspada.
102.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 56 Beses bilang nanang qosim yusuf
Read
+Library
ZORA Pupus Sebelum Mekar

ZORA Pupus Sebelum Mekar

Dan Agung sedang mencoba berada di batas tertinggi. “Mas Yusuf...!” Nisa menerobos masuk ke rumah. Dibiarkan saja pintu depan terbuka. Hatinya sedang berbunga. Dia tersenyum senang, beban yang mengimpit di kedua pundaknya telah terangkat.
3.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 80 Beses bilang nanang qosim yusuf
Read
+Library
Sisi Liar Mas Nanang

Sisi Liar Mas Nanang

jeritnya. Pak Yusuf menarik Nanang dari tempat tidur dengan kasar. "Kamu! Dasar tidak tahu diri! Aku percaya padamu, tapi ini?!" Nanang hanya bisa menunduk, kata-kata tak mampu keluar dari mulutnya. Malam itu berubah menjadi mimpi buruk.
105.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 119 Beses bilang nanang qosim yusuf
Read
+Library
Kelana Penyintas Waktu

Kelana Penyintas Waktu

61 *Grup Petinggi PB dan PBK 1st plus 2nd Generation* Hisyam : @Yusuf. Nanaonan eta? Fajar : Yusuf malu-maluin! Nanang : Perutku keram ngetawain dia. Nugraha : Mana larinya kayak bences dikejar trantib. Fawwaz : Jeritannya itu, loh. Benar-benar kayak ben cong.
101.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 33 Beses bilang nanang qosim yusuf
Read
+Library
Neng Zulfa

Neng Zulfa

“Neng Shofiya?” Gus Fatih menganggukkan kepalanya sedikit dengan singkat. Melihat ekspresi Gus Fatih yang terlihat cemas, aku sedikit ragu harus menceritakan yang sebenarnya atau tidak. Aku yakin, sedikit banyak, ia pasti tahu mengenai apa yang terjadi antara aku dan Neng Shofiya dari Ibu. “Bukan apa-apa, Mas.” Aku tersenyum. “Neng Shofiya hanya ingin sowan dan bertemu dengan Zulfa sekalian. Wajar kan, kami adalah teman.” Aku mencoba meyakinkan.
106.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 167 Beses bilang nanang qosim yusuf
Read
+Library
Teman Tempur Di Ranjang Mayor

Teman Tempur Di Ranjang Mayor

tanya Lettu Faris karena melihat ekpresi Nayla yang biasa saja terkesan cuek. Nayla melipat kedua tangannya di dada, menatap tajam kearah Faris. “kenapa aku harus penasaran soal ini, penasaran dengan kebohongan yang membuat hidupku hancur” ketus Nayla. “Ya, saya maklum kamu seperti ini. Tapi yang perlu kamu tahu Yusuf tidak ingin kamu sedih melihat kondisinya sekarang, wa..waktu dia di vonis tidak akan sembuh. Dia..dia dinyatakan lumpuh tak bisa bergerak sama sekali, dia sangat mencintaimu Nay. Dia nggak mau kau hidup menderita dengannya, makanya dia menyuruhku berbohong” jelas Faris, matanya berkca-kaca mengingat kondisi Yusuf waktu itu”
1.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 38 Beses bilang nanang qosim yusuf
Read
+Library
Pengantin Kedua Janardana

Pengantin Kedua Janardana

Grup Power Rangers Putih dan Biru Nanang : Bagosss! Tikung aja terus! Farraz : Why, oh, why? Yusuf : Kemaren, dilewatin Bilal. Sekarang, Fazwan. Dimas : Aku nggak bisa berkiti-kiti. Jauhari : Aku pasrah ajalah. Robi : Terima nasib dilangkahi junior. Kimora : Kang @Fazwan mau nikah, ya?
8.58.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 202 Beses bilang nanang qosim yusuf
Read
+Library
PREV
123
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status